Tentara Dilarang Menulis

Abdul Walid*
http://www.jawapos.com/

Bila Anda bercita-cita menjadi tentara, jangan berharap bisa menulis opini dengan kritis! Bila ingin menulis, menulislah sesuai dengan kemauan atasan! Tapi, jangan anggap itu adalah tindakan pecundang!

Ungkapan tersebut bukanlah sebuah jargon di kalangan militer kita. Kalimat itu juga bukan ancaman bagi tentara yang ingin menjadi penulis. Ia juga tidak termuat dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Militer (KUHPM). Continue reading “Tentara Dilarang Menulis”

BELAJAR MEMBACA DARI TITIK QADARSIH

Sutejo
Ponorogo Pos

Anda kenal dengan Titik Qadarsih? Titik yang satu ini adalah ?titik? cahaya bagi kita yang dapat kita jadikan pemantul kritik kehidupan kita. Bagaimana tidak? Artis yang hanya sering kita lihat sebagai artis di media televisi itu ternyata memiliki tradisi membaca yang luar biasa. Uniknya lagi, ternyata penyanyi ini tidak membatasi diri terhadap apa yang dia baca. Continue reading “BELAJAR MEMBACA DARI TITIK QADARSIH”

Nyanyian Pulau-Pulau, Antologi Puisi 16 Wanita

Susianna
http://www.suarakarya-online.com/

Dalam dunia seni lukis dan sastra, komunitas wanita semakin marak dan berkembang. Ada kelompok wanita pelukis dan wanita penulis. Akhir-akhir ini beberapa kali diterbitkan antologi puisi karya wanita.

Salah satunya “Nyanyian Pulau-Pulau”, antologi karya 16 Wanita Penulis Indonesia, diterbitkan Yayasan Obor Indonesia, diluncurkan di Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (PKJ-TIM), belum lama ini. Continue reading “Nyanyian Pulau-Pulau, Antologi Puisi 16 Wanita”

Temu Sastrawan Mencari Jawaban

Mukti Sutarman Espe
http://suaramerdeka.com/

SEKARANG ini siapa cerpenis Jawa Tengah yang tak putus berproduksi? Pembaca dan pemerhati dunia penulisan cerita pendek niscaya tak akan berani bila tidak menyebut nama Triyanto Triwikromo dan Prasetyo Utomo. Diakui atau tidak, kedua nama itulah yang beberapa waktu belakangan ini, banyak menghiasi rubrik cerita pendek media cetak, baik yang terbit di daerah maupun Jakarta. Continue reading “Temu Sastrawan Mencari Jawaban”

Perencanaan Bahasa (Menyoal Bahasa Melayu Riau)

Agus Sri Danardana *
riaupos.com

Pendahuluan

Setidaknya ada dua pendapat yang tersiar tentang status dan keberadaan Bahasa Melayu Riau (BMR). Pertama, BMR dianggap dan diyakini sama dengan Bahasa Indonesia (BI). Kedua, BMR dianggap dan diyakini berbeda dengan BI.

Pendapat pertama, BMR sama dengan BI, semata-mata didasarkan pada bukti sejarah bahwa BMR merupakan cikal-bakal BI. Continue reading “Perencanaan Bahasa (Menyoal Bahasa Melayu Riau)”

Bahasa ยป