Arief Zulkornen, Tukang Jahit Kitab dari Kampung Mercon

Tetap Bertahan Melestarikan Tradisi Penjilidan Manual
Fahrudin Nasrulloh

Di tengah industri penjilidan ala modern, sosok Arief Zulkornen merupakan keajaiban kecil di tengah gemuruh industri di Jombang yang umumnya berorientasi pada keuntungan besar. ?Saya hanya melakoni wasiat abah saya untuk terus melanjutkan usaha penjilidan ini,? demikian tuturnya, pada Senin sore, 25 Agustus 2008. Continue reading “Arief Zulkornen, Tukang Jahit Kitab dari Kampung Mercon”

In Memoriam “Gitu Aja Kok Repot…”

Agus Fathuddin Yusuf, Ainur Rohim
suaramerdeka.com

BAGI Gus Dur urusan di dunia ini seolah-olah tidak ada masalah berat. Semuanya dianggap enteng dan simpel meski buat orang lain dirasa kiamat.

Kalimat “gitu aja kok repot” yang sering kali dilontarkannya menegaskan hal itu. Begitu populernya “gitu aja kok repot” menjadi trade mark seorang Abdurrahman Wahid. Lihatlah bagaimana Gus Pur (dr Handoyo) dalam Republik Mimpi menirukan kalimat itu sambil sekali-sekali tangan kanannya menepuk-nepuk sesuatu. Continue reading “In Memoriam “Gitu Aja Kok Repot…””

Jumartono, Potret Pelukis Muda Lamongan

Zawawi Se

Perjalanannya sebagai seorang pelukis diawali ketika Jumartono kecil melihat aktivitas sehari-hari seorang tetangganya, Masbukhin, yang juga berprofesi sebagai pelukis. Persentuhannya dengan sang tetangga itulah yang telah menginspirasinya untuk mulai mencintai dunia corat-coret. Jumartono kecil mulai gemar corat-coret dengan berbagai media yang berada di sekitarnya mulai dari papan triplek, tembok rumah, pagar rumah, bahkan buku tulis untuk catatan pelajaran sekolahnya pun tak luput dari hasratnya yang menggebu untuk menuangkan segala kegelisahannya melalui coretan-coretan. Continue reading “Jumartono, Potret Pelukis Muda Lamongan”

Kini Kartu Lebaran Berganti SMS dan “Email”

Silaturahmi Idul Fitri
Sihar Ramses Simatupang
sinarharapan.co.id

Penulis sastra sekaligus sineas Djenar Mahesa Ayu, mengatakan kalau dirinya justru lebih memilih mengirimkan ucapan pada hari raya, ulang tahun lewat kiriman SMS, ketimbang mengirimkan lewat kartu atau surat.

“SMS bisa lebih efektif, efisien dan ekonomis ketimbang ke kantor pos. Bahkan lewat email pun, kita tetap ke tempat di mana ada komputer dan itu masih agak menyulitkan. Saya lebih senang SMS, karena saya ingin yang supel dan praktis,” paparnya. Continue reading “Kini Kartu Lebaran Berganti SMS dan “Email””

Bahasa ยป