Jejak “Arena Sastra” di RKPD Jombang

Fahrudin Nasrulloh

Mekarlah kembang
Di taman sajak
Mekarlah cipta, cita, dan cinta

Menjelang malam, sekisar surup pukul 18.00 WIB, langit Jombang menyisakan cerah yang masih menggeriap di sudut-sudut kota. Awan-gemawan perlahan-lahan berarak malas mengiringi rerintik hujan. Orang-orang sibuk sendiri di jalan-jalan, seperti menyusun cerita yang disimpan sendiri. Continue reading “Jejak “Arena Sastra” di RKPD Jombang”

Budaya Lokal dalam Sastra di Mata Cerpenis

Kolecer & Hari Raya Hantu
Eka Fendri Putra
http://www.suarakarya-online.com/

Cerita pendek sebagai salah satu genre sastra, kadang dianggap lebih mudah menuliskannya dibanding puisi, drama atau novel. Padahal menulis cerita pendek membutuhkan kepiawaian mengemas satu fragmen kehidupan yang dipadatkan dalam dunia kata yang lebih pendek. Pengamatan, pemahaman, pengalaman dan imajinasi itulah yang dimunculkan oleh 11 penulis dalam duapuluh cerita pendek. Continue reading “Budaya Lokal dalam Sastra di Mata Cerpenis”

Jejak Wallace di Jombang

Junaedi*
http://www.surya.co.id/

DALAM berbagai catatan sejarah, naturalis asal British, Alfred Russel Wallace, yang juga menciptakan sebuah garis imajiner sebagai batas pemisah fauna dan dikenal sebagai Garis Wallacea, pernah singgah sementara waktu di Jombang pada tahun 1861.

Setidaknya ada tiga kawasan yang tercatat dalam berbagai literatur yaitu Wonosalam, Japanan, dan Mojoagung. Letak geografis tiga kawasan ini berada di sisi timur Kabupaten Jombang memanjang ke selatan dengan jarak jika ditarik garis lurus kurang lebih 15 km. Tiga titik kawasan ini juga tak jauh dari Trowulan, yang diyakini menjadi salah satu pusat kejayaan kerajaan Majapahit. Continue reading “Jejak Wallace di Jombang”

Mengapa Dosen-dosenku Malas Menulis?

Mohammad Afifuddin*
http://www.jawapos.com/

”Mengapa dosen-dosenku malas menulis?” Apakah mereka benar-benar tidak bisa menulis? Sepertinya mustahil mereka tidak bisa menulis. Mereka jelas punya kemampuan menulis. Buktinya, mereka berpengalaman menulis skripsi, tesis, bahkan disertasi. Juga ada puluhan buku yang ditulis para dosen tersebut. Tapi, mengapa mereka malas menulis di media massa? Continue reading “Mengapa Dosen-dosenku Malas Menulis?”

Menggunakan Tubuh Sebagai Medium Seni

Ahmad Rafiq
http://www.tempointeraktif.com/

Alastair MacLennan berdiri mematung di tepi sebuah sungai kecil di belakang Padepokan Lemah Putih, Mojosongo, Karanganyar, Surakarta, Jawa Tengah, pada Sabtu sore pekan lalu.

Sepanjang sekitar empat jam, MacLennan berdiri sambil memanggul dahan kayu di atas kepalanya, tepat di titik keseimbangan. Nyamuk yang merubungnya tak mengganggu konsentrasi seniman asal Irlandia itu melakukan meditasi dalam karya performance art bertajuk Ode a Node. Continue reading “Menggunakan Tubuh Sebagai Medium Seni”

Bahasa ยป