Mengintip Kerja Kreator Film Indie

Sepuluh Film Diproduksi Selama Empat tahun

Imron Arlado
jawapos.co.id

Pembuatan film indie di negeri ini, kerap mendapat komentar pedas dari berbagai kalangan. Mulai dari pembuatan yang dianggap kurang bermodal, sampai pada tingkat keseriusan.

HANYA gara-gara ingin membahagiakan orang tuanya, Sukarti nekat menjadi seorang tenaga kerja wanita (TKW) di negeri seberang. Ia hanyalah seorang anak seorang penambang pasir yang mengigau menjadi orang kaya tanpa pikir panjang. Continue reading “Mengintip Kerja Kreator Film Indie”

Sastra Selingkuh Itu Enak Dibaca dan Perlu!

Sutan Iwan Soekri Munaf
sinarharapan.co.id

Selingkuh. Ah, ini kata yang negatif, kata moralis. Atau, ini kata negatif, kata seorang munafik (namun diam-diam dia melakukan aktivitas selingkuh juga). Sedangkan yang berpikir bebas akan mengatakan selingkuh tak selalu negatif, dan tak selalu positif, tapi juga tak selalu netral. Argumentasinya, selingkuh itu mirip pisau. Jika pisau tajam itu dipegang seorang tukang jagal di rumah jagal, maka kita akan berharap dapat keratan tepat atas daging sapi yang dipotongnya. Continue reading “Sastra Selingkuh Itu Enak Dibaca dan Perlu!”

Masnuna; Bikin Buku Biografi Gombloh untuk Tugas Akhir di ITS

Puas Bisa Mengabadikan Musikus Legendaris Surabaya
Astanto Al Budiman
http://www.jawapos.co.id/

Tugas akhir Masnuna tergolong unik di kampusnya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Dia membuat buku biografi almarhum Gombloh, musikus Surabaya yang kondang era 1980-an, untuk meraih gelar sarjana dalam Program Studi Desain Komunikasi Visual (Diskomvis), Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Continue reading “Masnuna; Bikin Buku Biografi Gombloh untuk Tugas Akhir di ITS”

Menelisik Keramik, Merangkai Sejarah

Yurnaldi
http://oase.kompas.com/

Berbagai laporan dan dokumentasi kuno menyebutkan, di perairan Indonesia yang luasnya 5,8 juta km persegi dan memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia (81.000 km), puluhan ribu kapal tenggelam . Kapal-kapal karam beserta muatan berharganya, dari abad ke-4 sampai dengan Perang Dunia II, tentu menjadi peninggalan budaya bawah air yang menarik dikaji. Continue reading “Menelisik Keramik, Merangkai Sejarah”

Bahasa ยป