Bertemu Penyair Mardiluhung

Budhi Setyawan
http://budhisetyawan.wordpress.com/

Dalam kegiatan dinas tugas kantor ke Surabaya awal Juli 2009, dengan semangat sekali saya berkeinginan untuk bertemu dengan penyair asal Gresik, Mardiluhung. Ini sekaligus untuk membayar dendam janji untuk bertemu dengannya, ketika bulan Mei 2009 saya ke Surabaya dan tak sempat ke Gresik (waktu itu sampai lumayan malam, saya bertemu dengan penyair Mashuri dan teman-temannya di Teater Gapus di dekat gerbang Universitas Airlangga. Juga bertemu dengan Gita Pratama dan temannya). Setelah kegiatan tugas kantor selesai, maka saya pada tanggal 3 Juli, selepas Jumatan dan makan siang, saya melaju menuju Gresik di antar oleh teman. Saya yang dulu sempat sekali ke Gresik, namun merasa seperti mengunjungi daerah baru. Continue reading “Bertemu Penyair Mardiluhung”

DUNIA ANOMALI DI MATA MISTIKUS

Nurel Javissyarqi

Setelah aku kirimkan beberapa buku stensilanku kepada saudara Marhalim Zaini di Riau dan Y. Wibowo di Tanjung Karang, Bandar Lampung. Di bawah ini tanggapan Marhalim Zaini lewat sms, lantas aku buatlah surat untuknya:

Ada logika-logika aneh dan asing, ada sentakan pemberontakan yang ajaib, ada teriakan-teriakan keras dan dalam, ada hasrat untuk membangun dunia sendiri. Ada lompatan-lompatan makna dalam bahasa yang berguling-guling, ada jerit dari jerih kata yang diperas berulang-ulang, ada laut yang saling berbalik arah debur ombaknya (via sms, Marhalim Zaini). Continue reading “DUNIA ANOMALI DI MATA MISTIKUS”

Frida Kahlo Menghela Kadafi

Afnan Malay*
http://www.jawapos.com/

NADI Gallery, Jakarta, 2-17 Maret 2010, mengadakan pameran tunggal Kadafi Gandhi Kusuma bertajuk Membaca Frida Kahlo # 2. Sebanyak 16 lukisan apropriasi dipajang -yang berasal dari foto pribadi atau gubahan atas lukisan Frida- dominasi warna kusam yang memikat. Perhelatan dengan tema yang persis sama pernah dilakukan Nadi pada 2001. Apa yang istimewa dari pameran kali ini? Continue reading “Frida Kahlo Menghela Kadafi”

Berangkat dari Kekuatan Spiritualisme

Sjifa Amori
http://www.jurnalnasional.com/

Mulai Jumat (12/2) lalu di Galeri Cipta 2 Taman Ismail Marzuki, Jakarta dihelat pameran lukisan bertajuk Truth Compassion Tolerance yang diselenggarakan Yayasan Seni Kreasi Sejati. Acara yang memamerkan sekitar 30 karya lukis ini bisa dibilang lebih mengutamakan tema ketimbang wacana dalam konteks seni rupanya sendiri. Lukisan karya Kathleen Gillis, Li Yuan, Chen Xiaoping, Dong Xiqiang, Wang Weixing, Shen Daci, dan Yao Chongqi, yang didisplay memvisualisasikan penganiayaan sistematis terhadap para pengikut Falun Gong (atau Falun Dafa) oleh rezim komunis China. Continue reading “Berangkat dari Kekuatan Spiritualisme”

Bahasa »