Lanjutan Da Vinci Code, The Lost Symbol, Dirilis Besok

Nurkhoiri
http://www.tempointeraktif.com/

Mereka yang sudah mulai mengambil cuti Lebaran bisa menambah nikmat liburan dengan thriller terbaru karya Dan Brown, “The Lost Symbol” setelah sekuel “Da Vinci Code” itu diluncurkan Selasa (15/9). Novel ini mengisahkan konspirasi kelompok rahasia Freemasonry di pemerintahan Amerika Serikat.

Brown tetap menyajikan cerita tentang pakar simbol Robert Langdon dengan kisah yang cepat dan membuat pembaca sulit mengalihkan dari halaman buku. Novelnya juga kontroversial, seperti biasa. Continue reading “Lanjutan Da Vinci Code, The Lost Symbol, Dirilis Besok”

Lanjutan ‘Da Vinci Code’, ‘The Lost Symbol’, Diluncurkan Pekan Depan

Nurkhoiri
http://www.tempointeraktif.com/

Dan Brown akan merilis lanjutan novel sangat laris “Angels & Demons” dan “Da Vinci Code”, diberi judul “The Lost Symbol”, pada Selasa (15/9). Jika dua novel sebelumnya yang bertokohkan pakar simbol dari Universitas Harvard, Robert Langdon, membeberkan organisasi terkait Katolik, “The Lost Symbol” bercerita tentang kelompok rahasia Fremasonry.

Penerbitnya menggunakan teknik pemasaran ala Harry Potter untuk memastikan novel ini langsung laris di hari pertama penjualan. Mereka menyewa biro publisis via Internet, Special Ops Media, untuk memanaskan pasar via Twitter. Continue reading “Lanjutan ‘Da Vinci Code’, ‘The Lost Symbol’, Diluncurkan Pekan Depan”

Musim Pasang Buku Media Sosial

Kurniawan
http://www.tempointeraktif.com/

Tumpukan buku Step by Step Facebook, The Next Level terbitan Elex Media Komputindo berjejer mencolok di rak toko buku Gramedia Matraman, Jakarta, Rabu dua pekan lalu. Hari itu buku karya Sartika Kurniali, analis sistem di Direktorat Teknologi Informasi Universitas Bina Nusantara Jakarta, resmi beredar di pasaran, dan menambah ramai buku bertema media sosial. Continue reading “Musim Pasang Buku Media Sosial”

Penulis Jerman Hertha Mueller Raih Nobel Sastra 2009

Kodrat Setiawan
tempointeraktif.com

Stockholm – Herta Mueller, warga Jerman beretnis minoritas Rumania yang teraniaya karena karya kritisnya di bawah pemerintahan tangan besi, memenangkan Hadiah Nobel Sastra, Kamis (8/10). Terpilihnya Mueller bertepatan dengan peringatan 20 tahun runtuhnya komunisme.

Menurut Akademi Swedia yang memberikan Nobel Sastra, Mueller berhak menyabet hadiah tersebut karena karyanya yang ‘berkonsentrasi pada puisi dan prosanya yang jujur, menggambarkan lanskap orang tak berpunya’. Continue reading “Penulis Jerman Hertha Mueller Raih Nobel Sastra 2009”

Bahasa ยป