Sarimin Maunya Jujur Malah “Ajur”

Pentas Monolog Butet Kartaredjasa

Yuyuk Sugarman
sinarharapan.co.id

YOGYAKARTA? Kartu Tanda Penduduk (KTP) bukan persoalan yang gampang. Menemukan KTP orang yang tercecer di jalan pun bisa menjadikan buntung.

Persoalan itulah yang diangkat Butet Kartaredjasa dalam monolog “Sarimin” karya Agus Noor yang dipentaskan di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, 14 s/d 18 November, pukul 20.00 WIB. Penampilan Butet ini merupakan bagian dari Art Summit Indonesia V 2007. Continue reading “Sarimin Maunya Jujur Malah “Ajur””

Disaat Cyber Membudaya

M. Yunis *
padangekspres.co.id

Ketika ruang dikalahkan oleh waktu, ketika tindakan telah dipadatkan, dan di saat makna kehilangan perannya di dalam realitas, maka saat itulah terciptanya dunia Cyber yang semakin lama semakin berkuasa terhadap manusia sebagai penciptanya. Di awali dengan perlombaan mengejar nafsu; nafsu ekonomi, nafsu politik, nafsu meteri, benda-benda, hingga nafsu sexs. Alhasil, sebagian nilai-nilai mulai kehilangan makna di dalam realitas, karena realitas kini diciptakan telah melampoi batas-batas alamiahnya sebagai realitas, para ahli menyebutnya dengan hyperealitas. Continue reading “Disaat Cyber Membudaya”

Fenomena Hikayat 1001 Malam

Heri Ruslan
http://www.republika.co.id/

Hikayat 1001 Malam yang merupakan sumbangsih peradab-an Islam, kini telah menjadi cerita rakyat seluruh dunia. Sastra epik Arab di zaman kekhalifahan itu telah memberi pengaruh yang besar dalam peradaban manusia terutama dalam bidang kebudayaan.

?Buku ibu? sastra tradisional Arab. Begitulah para sastrawan dunia menjuluki kitab alf layla wa-layla (hikayat 1001 Malam). Karya sastra epik Arab terbaik yang amat fenomenal itu merupakan buah karya para sastrawan Muslim di era keemasan. Continue reading “Fenomena Hikayat 1001 Malam”

Bahasa ยป