Nabi dan Puing-puing Romawi

Hawe Setiawan
http://republika.co.id/

”Muhammad, dengan pedang di tangan yang satu dan Quran di tangan yang lain, menegakkan tahtanya di atas puing-puing Kristenitas dan Romawi,” tulis sejarawan Inggris Edward Gibbon (1737-1794).

Kalimat dramatis itu adalah bagian dari alinea pembuka salah satu bab dalam buku klasik The Decline and Fall of the Roman Empire Jilid III (Modern Library, tanpa tahun). Continue reading “Nabi dan Puing-puing Romawi”

Ratih Sanggarwati : “Saya Bisa Hidup dari Puisi”

Erwin Dariyanto
korantempo.com

Turun dari catwalk, lalu memutuskan untuk mengenakan busana muslimah, tak membuat Ratih Sanggarwati jauh dari urusan busana. Peragawati yang kondang pada 1980-an itu masih dijadikan panutan dalam berbusana. Tentu saja kini “pengikutnya” penyandang busana Islami yang menutup aurat.

Di luar urusan busana, Ratih kini menapaki dunia yang sebelumnya tak pernah dijalaninya. Ia sibuk berbisnis, berorganisasi, berbicara dalam seminar, juga sering diundang untuk membacakan puisi. “Saya bisa hidup dari puisi,” ujarnya. Continue reading “Ratih Sanggarwati : “Saya Bisa Hidup dari Puisi””

Kata Puzo, Orang Bodoh akan Mati

Olivia Kristinasinaga
http://www.korantempo.com/

Kalimat ini sangat terkenal setelah ditulis oleh Mario Gianluigi Puzo (October 15, 1920 ? July 2, 1999) dan diucapkan oleh Marlon Brando, pemeran Don Vito Corleone dalam film The Godfather I-III. Puzo, novelis terkenal Amerika ini, adalah si penulis novel The Godfather yang bertahan di daftar best-seller surat kabar The New York Times selama 67 minggu. Continue reading “Kata Puzo, Orang Bodoh akan Mati”

MENYIBAK RUH SUKSES MENULIS ANDREA HIRATA

Sutejo
Ponorogo Pos

Jawa Pos tanggal 14 Desember 2007, memuat feature yang inspirasional, yakni tentang perjalanan buku yang menjadi bestseller dari pengarang yang tidak mau disebut sastrawan. Lelaki pengarang ini dalam perjalanan akademiknya luar biasa: (a) lulus di UI dengan predikat cum laude, dan (b) S2 dari dua perguruan tinggi luar negeri yang juga cum laude. Bukan masalah pendidikannya yang luar biasa tetapi nuansa spiritualitas yang mengikat. Lelaki luar biasa ini bernama Andrea Hirata. Continue reading “MENYIBAK RUH SUKSES MENULIS ANDREA HIRATA”

JIFEST 2008: Karya Sastra Indonesia Dibaca di Mancanegara

Susianna
http://www.suarakarya-online.com/

Karya sastra Indonesia umumnya novel dan puisi ternyata sudah merambah ke berbagai mancanegara. Selain dibaca, diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, juga penelitian untuk jenjang strata dua (S2) dan strata tiga (S3). Bahkan sebagai mata pelajaran di sekolah. Novel Pramoedya Ananta Toer pernah masuk nominasi sebagai calon pemenang hadiah Nobel yang diselenggarakan Akademi Swedia, di Stockholm, Swedia. Continue reading “JIFEST 2008: Karya Sastra Indonesia Dibaca di Mancanegara”

Bahasa ยป