Menggagas Novel Pengganti Skripsi

Dhoni Zustiyantoro
Suara Merdeka, 28 Sep 2014

Universitas Gadjah Mada Yogyakarta memunculkan wacana bahwa novel dapat menggantikan skripsi. Gagasan tersebut dinilai dapat menjadi sarana mendorong kemunculan banyak sastrawan muda berkelas. Hal itu sekaligus menjawab kegelisahan akan minimnya sastrawan sekelas Rendra, Umar Kayam, atau Sapardi Djoko Damono (Koran Tempo, 8 Agustus 2014). Continue reading “Menggagas Novel Pengganti Skripsi”

Bahasa ยป