Noval Jubbek
“kalau kau hendak bertandang, bawalah belati yang kau janjikan pada hari kamis atau ahir pekan”
mungkin, tak ada yang pernah tahu seperti apa pemburuan yang terjadi dalam lingkaran dingin seperti ini. termasuk aku yang selalu saja membiarkan rasa pasrah itu berlari lebih dulu, mendahului apa saja. tangan yang tak sampai satu meter, kaki yang mulai kaku dan mata yang memandang tak lebih dari ujung marka. Continue reading “Belati”
