Kisah Seorang Kawan untuk Kawannya

Robin Dos Santos Soares
http://www.kompasiana.com/robin

I

Rokok yang tinggal sebatang di atas meja itupun akhirnya kau sulut dengan penuh ketenangan. Sungguh luar biasa nikmat kau rasa ketika hisapan pertama memasuki seluruh rongga tubuhmu. Parumu mengembang sedikit berat. Menyerap dalam aliran darah hingga jantungmu merasakan debaran yang luar biasa. Berpacu. Berdetak dengan kencang. Sampai akhirnya asap yang pertama itu keluar lagi dengan bobot yang tak sebanyak ketika masuk, sebagian tertinggal di dalam. Menetap. Berkumpul. Menyebar entah kemana. Continue reading “Kisah Seorang Kawan untuk Kawannya”

Berlalu Bersama Waktu

Korrie Layun Rampan
http://www.suarakarya-online.com/

Jika air situ sedang surut saat memasuki bulan-bulan panas, dahan-dahan beringin muda tampak indah melayah di atas permukaan situ. Buah-buahnya yang menguning hingga menjadi cokelat tua, bagaikan titik lingkaran tato yang sedang dirajah pada kulit seorang pria muda. Daun-daun beringin muda yang kaku menyerupai kuping kera itu tak terbuai oleh angin sepoi, dan hanya ikut bergerak bersama ranting-rantingnya jika dahan bergoyang karena timpukan angin yang keras. Continue reading “Berlalu Bersama Waktu”

Ustadz Andaru

Damhuri Muhammad
http://www.suarakarya-online.com/

Di kampung, ia mubaligh muda. Tiap Jum’at beroleh undangan jadi khatib. Bergilir dari satu jama’ah ke jama’ah lain. Dari mesjid sekitar kampung hingga mesjid di ibukota kabupaten. Hari lain, ia memberi pengajian di musholla Nur Al-falah, majelis ta’lim di musholla Bait Al-rahman, dan kuliah subuh di musholla Siraj Al-huda. Selebihnya, memenuhi undangan syukuran khitanan, hajatan perkawinan dan sesekali beroleh kehormatan baca doa pada upacara pelantikan pejabat baru di kantor Bupati. Continue reading “Ustadz Andaru”

Hikayat dari Lospalos

Robin Dos Santos Soares
http://www.kompasiana.com/robin

?Nenek tidak mau orang lain mengantarku ke tempat di mana kita harus berpisah untuk selamanya, nenek ingin kamu berjalan di sampingku sampai di pelabuhan kematian. Nenek ingin kamu bukan orang lain, ingat itu. Karena kamu satu-satunya cucuku yang nenek sayangi selama ini, karena kamu bertanya tentang kehidupan dan kematian.?
?Apakah aku harus menangis?? Aku bertanya ?karena setiap kali kematian datang semua orang pasti menangis dan bersedih?
?Tidak perlu, nenek tidak ingin air matamu jatuh karena kepergian nenek masuk surga.? Continue reading “Hikayat dari Lospalos”

B a u

Weni Suryandari
http://www.suarakarya-online.com/

Sejak matahari terbit, lelaki legam itu kerap membungkukkan badan. Tangannya memegang sekop dan sapu lidi. Ia menguras tempat sampah. Kotak tembok permanen, dibangun dari batu bata dan semen. Selembar seng tebal di atasnya digunakan sebagai penutup, agar bau tak menyebar. Tampak seng itu separuh kusam oleh karat. Alasnya seakan menyatu dengan tanah. Lalu, bau bangkai itu dari mana? Continue reading “B a u”

Bahasa ยป