Saut Poltak Tambunan
suarakarya-online.com
PUKUL sebelas malam, supir tergesa membukakan pintu. Langfkah Asikin terhenti, matanya nyalang mencari-cari sesuatu yang sudah lama hilang dari rumah ini. Di garasi hanya ada mobil isterinya, mobil si kembar Wandi dan Winda tak ada. Begitu pula sepeda motor Ato.
Asikin melangkah ke teras. Tiwi, pembantu menyambut dengan pintu lebar, selebar senyumnya.
“Ibu mana?” tanya Asikin.
“Di kamar, Pak,” sahut Tiwi. “Istirahat.” Continue reading “Pukul Sebelas Malam”
