Dwicipta
http://suaramerdeka.com/
PADA mulanya hujan. Lalu lelaki tua itu akan mengeluarkan sebuah kursi kayu dari dalam rumah dan ditaruh di beranda. Ia menjatuhkan pantat kering di permukaan kursi, dan memanggil cucu kesayangan yang telah ditinggalkan kedua orang tua sejak kecil. Anak lelaki berusia tiga belas tahun itu akan mengerti arti panggilan kakek. Ia datang dengan membawa secangkir kopi dan rokok yang digulung dengan daun jagung. Selanjutnya, lelaki tua itu akan memandangi tetes-tetes air hujan dengan seksama, terus menerus, sampai berhenti. Continue reading “Dongeng Hujan”
