A r i m b i

S. Jai
http://ahmad-sujai.blogspot.com/

AKU lebih suka memanggilmu Arimbi, meski namamu sebenarnya Arum. Bukan maksudku, rasa hatiku sulit untuk menterjemahkan aroma namamu seindah itu. Mungkin aku sulit untuk mengungkapkan?setidaknya untuk saat ini?seluruh gebalau perasaanku, otakku, jiwaku ketika menyaksikanmu duduk di pelaminan bersebelahan dengan kekasihmu. Continue reading “A r i m b i”

Pengantin Hamil

Marhalim Zaini
Harian Bernas, 27 Juli 2003

“Kita akan bersanding, sayang. Duduk di atas pelaminan, seperti raja dan permaisuri. Daun inai yang diracik halus, akan menghiasi jemari tangan dan kaki kita dengan getah merahnya. Beras pulut, beraroma kuning kunyit, akan ditabur oleh sanak saudara di atas kepala kita, sebagai tanda, restu dan doa telah diberi. Maka hati kita pun bernyanyi, diiringi barzanji yang melantun dari mulut gadis-gadis kampung yang molek. Rampak pukulan kompang dari tangan-tangan pemuda yang belia, akan semakin menggetarkan jiwa kita, bahwa saat itu, dunia menjadi milik kita berdua. Tunggulah, sayang. Abang akan pulang?.” Continue reading “Pengantin Hamil”

Cantik

Putu Wijaya
http://putuwijaya.wordpress.com/

Gubernur marah besar. Panitia pemilihan Ratu Kecantikan 2008 dipanggil. Mereka dicecer dengan berbagai pertanyaan. Mengapa dari 9 wanita tercantik pilihan masyarakat tidak seorang pun adalah putri daerah?

?Kalau begitu apa gunanya ada pemilihan Ratu Kebaya, Ratu Dangdut, Ratu Kaca Mata, Ratu Mercy, Kontes Mirip Bintang, Miss ini-itu yang setiap bulan diadakan di mall-mall sampai salon-salon kecantikan kagetan kayak jamur di musim hujan? Apa betul putri daerah kita tidak ada yang cantik. Continue reading “Cantik”

Lelaki Berselimut Kafan

Rakhmat Giryadi

Setelah bertahun-tahun menjadi buronan, akhirnya seorang lelaki yang sudah tua keluar dari persembunyiannya. Hari itu adalah hari pertama ia keluar dari persembunyiannya. Lelaki yang dulu gagah perkasa, kini sudah reot. Batuknya seperti terompet. Tubuhnya menyebar bau bacin. Di bawah bayang-bayang gedung pencakar langit, ia berjalan mengendap-endap seperti tikus dengan koreng di tubuhnya. Continue reading “Lelaki Berselimut Kafan”

Bahasa ยป