Teluk Hayat

Raudal Tanjung Banua
suaramerdeka.com

1.
INI sebuah teluk yang tak bisa diterka perangainya, kadang langit terang cuaca, riaknya tenang tak berbusa, ombak hanya bertenaga seekor kuda poni, dan pemandangan cantik ini tak satu pun kan menghalangi; tetapi pada hari-hari tertentu, tak pandang Kamis atau Minggu, ia bisa tak terduga, mengombak keras bagai tenaga seribu ekor kuda jalang membelah hamparan padang prairi, mengelucak setiap yang dilalui dengan tangan-tangan gaibnya, ligat mengguncang perahu dan kapal-kapal, Continue reading “Teluk Hayat”

U L A R B U N T U N G

Beni Setia *
suarakarya-online.com

DUA PULUH LIMA tahun yang lalu tak ada jembatan P. Maksudku, jembatan beton bertulang dengan pengaling dinding yang juga beton, semacam tepi pembatas tempat kami duduk bersijuntai, berkumpul dan mengobrol di petang hari. Karena, sebenarnya saluran irigasi pengairan itu sudah ada sejak lama, sejak disiapkan untuk industri tebu, sebagai pamasok pabrik gula di M — yang sengaja dibuat pemerintah kolonial Belanda, untuk menguras kekayaan alam C dengan memanpaatkan rakyat yang lebih suka mengalah — hampir satu abad lampau. Continue reading “U L A R B U N T U N G”

Sejarah

Putu Wijaya
http://putuwijaya.wordpress.com/

Amat berdebat dengan seorang penulis muda sejarah.

?Sejarah itu tidak boleh diutak-atik!?kata Amat.

Penulis itu mendebat.

?Sejarah harus diperbaiki kalau salah, Oom!?
?Sejarah tidak bisa salah!?
?Bisa Oom!?
?Tidak!?
?Bisa!?
?Tidak bisa!? Continue reading “Sejarah”

Sepanjang Jalur Gaza

Naqib Najah

batampos.co.id

Bukanlah Tuhan sesuatu yang
paling dekat di kota ini, namun
adalah kematian, tuan.

Kabar apa yang lebih menakjubkan ketimbang berita duka? Hari-hari di kota ini, adalah hari-hari neraka yang tak bisa lepas dari derita. Dentum roket yang menghantam permukaan kota, derak suara pesawat di setiap sudut cakrawala, tangis anak-anak, jeritan seorang ibu, itulah neraka yang tuhan sediakan sebelum akhirat menjelang. Continue reading “Sepanjang Jalur Gaza”

Bahasa ยป