Sastra Perut

Cunong N. Suraja
http://oase.kompas.com/

Sastra perut tidak menjurus pada persoalan perut sebagai anatomi fisik. Walaupun Asep Samboja yang telah dibedah perutnya karena ada gangguan jaringan dalam ususnya menujukkan bahwa perut telah menjadi sastra ketika bicara tentang mulut dalam keluarga. Ketika perut dibedah dicari penyebab penghalang daya etos kerja maka terdapat yang namanya sastra tumor karena tidak ganas. Kalau ganas dia akan menjadi kan(g)ker yang berserabut jalur menuju segala ruas dan buku saraf yang akan mematikan “pohon” yang dihinggapinya karena dia murka saat diangkat kepala kankernya. Continue reading “Sastra Perut”

Sastra Kutu

Cunong N. Suraja
http://oase.kompas.com/

Ungkapan mati kutu, kutu kupret, kutu buku, dan kutu-kutu yang lain menarik perhatian untuk dianalisa mulai dari http://id.wikipedia.org/wiki/Kutu yang dikatakan sebagai ?Kutu mengacu pada berbagai artropoda berukuran kecil hingga sangat kecil. Nama ini dipakai untuk sejumlah krustasea air kecil (seperti kutu air), serangga (seperti kutu kepala dan kutu daun), serta ? secara salah kaprah ? berbagai anggota Acarina (tungau dan caplak, yang berkerabat lebih dekat dengan laba-laba daripada serangga). Semua disebut “kutu” karena ukurannya yang kecil. Dengan demikian, pengertian awam istilah ini tidak memiliki arti taksonomi. Continue reading “Sastra Kutu”

Bencana Sastra Kita

Cunong N. Suraja
http://oase.kompas.com/

Sastra Kita-kita
Apa yang dapat dikatakan dalam kelompok sastra kita kita? Apakah sastra Cyber? Termasuk dalam sastra cyber adalah sastra facebook. Di mana sastra facebook akan didudukan dalam sastra Indonesia atau di sastra dunia?

Semua pertanyaan ini seperti gempa yang melanda Indonesia. Kita kita perlu revolusi seperti pernyataan Bung Karno dulu atau kita kita hanya perlu reformasi saja. Ternyata sampai saat ini kita kita hanya berkutat di sastra facebook yang siap jadi sastra kuda karena banyak penunggangnya. Continue reading “Bencana Sastra Kita”

Hal yang Aneh dalam Dunia Kepenulisan

Cunong N. Suraja
http://oase.kompas.com/

Hal yang aneh boleh juga dianggap menyimpang yang dalam ilmu alam dikenal anomali saat air mulai mencair lagi ketika suhu mencapai minus empat derajat Celcius.

Dalam hal kepenulisan sering falsafah Jawa yang totok selalu dianut akut setia membabibuta (merendahkan diri yang dikenal dengan frase “andap asor”) manakala bergayung-sambut atas sebuah materi pembicaraan yang sudah mulai akan menyeruak pada jati diri kepenulisan. Continue reading “Hal yang Aneh dalam Dunia Kepenulisan”