Neruda dan Penantianku Ketika Hujan Berlabuh

Denny Mizhar

Lalu kusentuh hati yang gugur, ketika hujan:
di sana aku tahu itu matamu yang menembusku,
ke pedalaman dukaku yang maha luas,
dan hanya sebuah bisikan bebayang nampak.

Sampailah aku pada soneta LXX dari buku CIUMAN HUJAN: seratus soneta cinta Karya Pablo Nerudah yang disulih oleh Tia Setiadi (penebit Madah, 2009) terhenti aku seketika membaca satu bait itu. pada kenangan seketika menyelinap menyapa. Continue reading “Neruda dan Penantianku Ketika Hujan Berlabuh”

Metamoforsis Sepatu Lubang

Denny Mizhar

Farfa mulai berlatih menari sebelum teman-temannya datang. Diputarnya musik dari ciptaan Mozart. Lincah kaki digerakkan, gemulai tangan dimainkan, menjaga keseimbangan tubuh dan membentuk gerakan-gerakan indah. Gadis-gadis seusianya mulai berdatangan, ada yang bersama orang tuanya, banyak diantar oleh pembantunya; orang yang dijadikan robot olehnya; bekerja sesuai perintah. Continue reading “Metamoforsis Sepatu Lubang”

Kota Yang Meninggalkan Kesepian

Denny Mizhar

Matahari kemerah-merahan mengantung di sisi barat langit. Senja sebentar lagi tiba, tak ada suara dari percakapan manusia. Keheningan mencekam lahir dari suara angin yang menerpa dedaunan rimbun pohon-pohon tertanam rapat di tanah tempat tinggalnya. Ahmad seorang tua berumur lima puluh tahunan hidup seorang diri. Kampung yang dihuninya lama ditinggalkan penduduknya untuk merantau ke kota. Continue reading “Kota Yang Meninggalkan Kesepian”

Bahasa ยป