Denny Mizhar
Malam dengan dinginnya memeluk tubuhnya, di halaman rumah yang dulu biasa digunakan untuk bertemunya para penyair. Mereka saling mengadu argumentasi dan mendiskusikan realitas yang terjadi di sekitarnya, lalu dijadikan bahan membuat sajak-sajak ataupun esai.
Rumah yang memiliki halaman lua sebagai tempat menaruh padi dan hasil kebun ketika musim panen tiba. Tidak seperti dulu lagi, sekarang sepi dan sunyi. Continue reading “Nyanyian Kesunyian”
