PEMBELAJARAN SASTRA (1)

Djoko Saryono

Kita tahu, sekarang kedudukan dan peran literasi, kecakapan baca-tulis, dan kemampuan berpikir kritis-kreatif sangat strategis, malah fundamental dalam bingkai kebudayaan dan/atau pendidikan. Pada sisi lain, kita juga tahu, berbagai kalangan juga memandang penting pengembangan sastra Indonesia sebagai aset kebudayaan Indonesia, karena sastra Indonesia tergolong “spesies sastra baru” yang masih muda yang masih perlu terus dikembangkan secara berkelanjutan. Continue reading “PEMBELAJARAN SASTRA (1)”

REVITALISASI MUSEUM UNTUK WAYANG

Djoko Saryono

Konfigurasi atau mazhab pendidikan [ala] wayang Jawa memiliki paralelisme atau kesejajaran dengan pemikiran pendidikan modern atau zaman sekarang selain memiliki aktualitas pada masa sekarang. Ini mengimplikasikan, pendidikan wayang dapat memberikan sumbangsih atau kontribusi berarti bagi pendidikan modern atau zaman sekarang, bahkan pendidikan pada masa depan. Setidak-tidaknya wayang dan pendidikan wayang dapat memberikan sumbangsih bagi berkembangnya apa yang akhir-akhir ini disebut sebagai pendidikan yang tanggap terhadap budaya lokal atau pedagogi responsif budaya lokal. Continue reading “REVITALISASI MUSEUM UNTUK WAYANG”

SAMBARAN API ENERGI KREATIF BAGUS PUTU PARTO

Djoko Saryono

Puisi-puisi Bagus Putu Parto yang dihimpun ini merupakan jilatan dan sambaran bara api energi kreatif Bagus Putu Parto, yang tak kunjung padam atau redup nyalanya kendati sudah merambat, menjilat, dan menyambar kemana-mana. Bara api energi kreatif itu pada mulanya membakar dunia teater hingga dunia teater bernyala (baca: perteateran Blitar). Kalender bersalin waktu, lantas jilatan api energi kreatif Bagus menyambar dunia fiksi hingga dunia fiksi pun terbakar (baca: polemik sastra pedalaman). Continue reading “SAMBARAN API ENERGI KREATIF BAGUS PUTU PARTO”

Bahasa ยป