“Menembak tjelana dalam logam bukanlah djalan keluar” oleh Toef Jaeger

Alih Bahasa oleh Joss wibisono

Berikut terdjemahan resensi jang dimuat oleh harian sore NRC Handelsblad pada edisi 15 djuli 2016, halaman C6.

[Sebelum ini Schoonheid is een vloek (terdjemahan bahasa Belanda Tjantik itu luka), karja Eka Kurniawan sudah diresensi oleh harian pagi de Volkskrant dan harian pagi Trouw.] Continue reading ““Menembak tjelana dalam logam bukanlah djalan keluar” oleh Toef Jaeger”

Manusia Global dan Runtuhnya Batas-Batas

Eka Kurniawan *
Jawa Pos, 12/10/2019

SETIDAKNYA ada dua kontroversi yang menyelimuti Nobel Kesusastraan yang dianugerahkan bersamaan kepada Olga Tokarczuk (2018) dan Peter Handke (2019) Kamis lalu (10/10).

Pertama, kritik terhadap ”lagi-lagi Eropa-Amerika”.

Meskipun setelah skandal pemerkosaan yang membuat penghargaan tahun lalu ditunda sempat ada janji untuk melihat dunia secara luas dan beraneka. Continue reading “Manusia Global dan Runtuhnya Batas-Batas”

Bahasa »