BERGURU MENULIS PADA IBNU DURAID

Sutejo
Ponorogo Pos

Abu Nashr Al Mikali mengatakan, “Pada suatu hari kami membincangkan berbagai tempat rekreasi (paling indah), sedang Ibnu Duraid hadir bersama kami. Sebagian orang berkata, “Tempat yang paling indah adalah lembah yang berada di Damaskus.” Sementara, yang lain berkata, “Tempat yang paling elok adalah sungai Ubullah.” Yang lainnya berkata, “Sughdu Samarkand.” Yang lainnya berkata, “Lembah Bawwan.” Yang lainnya lagi, berkata, “Bunga Balakh (pohon).” Continue reading “BERGURU MENULIS PADA IBNU DURAID”

Relevansi Mantiq Al-Tayr Karya Sufi Persia Fariduddin Attar (2)

Abdul Hadi W. M.
http://kompas.co.id/

Farriduddin al-`Attar nama lengkapnya ialah Fariduddin Abu Hamid Muhammad bin Ibrahim, dilahirkan di Nisyapur pada tahun 1142 M dan wafat di kota yang sama pada tahun 1230 M. Menurut cerita sang sufi mati dibunuh oleh tentara Mongol, yang pada tahun 1220 M menyerbu Nisyapur. Dia lebih dikenal sebagai al-`Attar atau `Attar, yang artinya pembuat minyak wangi (parfum) dan obat-obatan (farmasi). Setengah riwayat menceritakan bahwa dia berubah pikiran untuk menjadi seorang sufi setelah mengalami peristiwa ganjil dalam hidupnya. Continue reading “Relevansi Mantiq Al-Tayr Karya Sufi Persia Fariduddin Attar (2)”

Relevansi Mantiq Al-Tayr Karya Sufi Persia Fariduddin Attar (1)

Abdul Hadi W. M.
http://kompas.co.id/

Alamat apa yang memerlihatkan adanya dunia lain
Di sebalik dunia yang tampak ini?
Perubahan-perubahan besar, terhapusnya masa lalu
Hari baru, malam baru, zaman baru
Dan bahaya-bahaya baru yang mengancam kehidupan
Dalam setiap zaman selalu ada pikiran baru
Kesenangan baru dan juga kekayaan baru
(Jalaluddin Rumi dalam Divan-i Shams Tabriz) Continue reading “Relevansi Mantiq Al-Tayr Karya Sufi Persia Fariduddin Attar (1)”

Seni Sandur: Sebuah Bentuk Eksistensi Seni Pertunjukan Tradisional

(khususnya di Daerah Lamongan)
Joko Sandur *

Kembang kelampok pak empange masang patok
Tak sawang kembange kelampok
Pak Empange masang patok
Becike kudune piye
Sing sayuk sing rukun
Tumandang makarya
Gawe bangun negara
Ala sorak?.,alah hore
Ala sorak?.,alah hore

Begitulah sebuah bait kidungan atau tembang yang sering di kumandangkan para niyogo kesenian tradisional sandur, notabene kesenian tradisional asli Lamongan. Continue reading “Seni Sandur: Sebuah Bentuk Eksistensi Seni Pertunjukan Tradisional”

Bahasa »