Sastra, Media Massa, dan Beberapa Fenomena

Sudarmoko *

Prosa Indonesia telah berkembang sedemikian rupa mencari bentuknya. Dengan dukungan sarana publikasi media massa cetak, prosa bersama dengan puisi dan kritik sastra dan seni tumbuh subur dalam kehidupan sastra. Dari hari ke hari kian muncul sejumlah karya baru dan penulis baru. Disertai dengan capaian-capaian yang memperkaya keberadaan sastra kita. Sastra seakan mengukuhkan diri sebagai sebuah lini dari seni dan budaya yang mendapatkan tempat penting di tengah-tengah masyarakat. Continue reading “Sastra, Media Massa, dan Beberapa Fenomena”

Sastra, Media Cetak dan Online *

Nurul Fahmy

Jika koran-koran sudah tidak ada lagi, kemana karya sastra yang ditulis oleh para pengarang itu akan ‘dilemparkan’?

Industri media cetak (surat kabar) belakangan semakin ‘lesu’, menuju senjakalanya, menyusul gelombang kehadiran media massa berbasis internet (media online / daring). Senjakala ini bukan isapan jempol. Bukan karena gejalanya telah diakui oleh jurnalis senior, Bre Redana, dalam artikelnya yang berjudul “Inikah Senjakala Kami” (Senjakala Media Cetak) setahun lalu (28 Desember 2015) Continue reading “Sastra, Media Cetak dan Online *”

Bahasa »