Keajaiban-keajaiban dalam Novel Semusim, dan Semusim Lagi

Ahmad Ijazi H
Riau Pos, 26 Mei 2013

SEBERAPA besar kontribusi seorang ayah dalam pembentukan karakter hidup seorang anak? Lalu, jika dalam rentang waktu 17 tahun seorang anak tak pernah bertatap muka dengan sosok sang ayah, psikologis anak tumbuh menjadi timpang sebelah, sementara kerinduan di benaknya tumbuh mengecambah, membuncah seperti air terjun yang mengalir deras. Continue reading “Keajaiban-keajaiban dalam Novel Semusim, dan Semusim Lagi”

Sang Komikus dan Pelakon Teater

Ratu Selvi Agnesia
Jurnal Nasional, 26 Mei 2013 *

Hasmi tidak hanya dikenal sebagai komikus lewat tokoh ciptaannya “Gundala”. Dia juga setia melakoni dunia teater.

KOMIKUS yang sakit-sakitan tengah berseteru dengan tokoh-tokoh pahlawan yang berkelaliaran di imajinasinya. Di panggung itu tokoh-tokoh pahlawan yang dipimpin oleh Gundala Putera Petir merencanakan untuk mengatasi penjahat yang mengancam kedamaian. Continue reading “Sang Komikus dan Pelakon Teater”

Membaca ”Buku Berat”

Masduri
Riau Pos, 2 Juni 2013

SEKITAR dua bulan yang lalu saya berkesempatan berkunjung pada salah satu penerbit di Yogyakarta. Karyawan penerbit itu banyak mengeluhkan problem pemasaran karena buku-buku terbitannya kurang banyak diminati pembeli. Minimnya minat pembeli bukan karena buku terbitannya tidak berkualitas, namun karena buku-buku terbitannya membuat dahi berkerut saat membacanya. Continue reading “Membaca ”Buku Berat””

Nasionalisme

Kasnadi *

Masih ingatlah kita, tentang ikrar sumpah pemuda yang berkumandang membahana di angkasa pada tahun 1928? Tangan mengepal menancap dalam dada bersama-sama. Menembus dalam hati sanubari yang hakiki. Suara nyaring dalam hening, khidmat menyatu dalam satu tekad bulat, menjadi bara untuk menyatukan niat dengan berucap “kami putra dan putri Indonesaia mengaku bahwa bertanah air satu, berbangsa satau, dan berbahasa satu yaitu Indonesia”. Continue reading “Nasionalisme”

Bahasa »