Jarak Estetik Sebuah Tafsir

N. Mursidi *
Seputar Indonesia, 30 Maret 2008

KESUKSESAN sebuah novel tak jarang mengantarkan novel itu ke layar lebar. Namun,tak ada jaminan novel laris itu sukses saat diadaptasi dalam film.

Tidak ada jaminan pasti! Sebab, novel menggambarkan kedetailan karakter dan cecapan makna yang nyaris tak bisa digantikan dengan visualisasi gambar. Sebaliknya, film memiliki logika dan aturan yang konon berbeda dengan novel. Maka, tak sedikit novel best seller yang difilmkan, akhirnya tidak bisa mengikuti jejak kesuksesan novel tersebut. Continue reading “Jarak Estetik Sebuah Tafsir”

Tiga Pertanyaan untuk Yeni

Yopi Setia Umbara *
Pikiran Rakyat, 29 Maret 2008

MENARIK membaca tulisan Yeni Mulyani (YM) yang berjudul “Kritik Sastra Rasa Bandung” di “Khazanah” Pikiran Rakyat (Sabtu, 15 Maret 2008). Saya tergelitik untuk urun rembug. Ada beberapa hal yang menjadi pertanyaan saya terhadap tulisan YM. Pertama, apakah tema tulisan tersebut memang berpusat pada kritik sastra rasa Bandung? Kedua, apakah tulisan tersebut justru bertema kritik sastra rasa kritikus Bandung? Dan ketiga, apakah temanya tentang kritik sastra rasa koran Bandung (“PR”)? Continue reading “Tiga Pertanyaan untuk Yeni”

Masyarakat Tanpa Orientasi Uang (Polemik Lanjutan)

Beni Setia
Kompas, 2 Mei 2010

BERBEDA dengan Binhad Nurrohmat yang menyatakan telah ada karya sastra dengan tema uang, dan berbeda dengan Edy A Effendi yang menyatakan bahwa tema uang itu tak pernah menjadi tema utama karena insting sastra selalu bergerak dalam keserentakan aneka tema paralogi; saya merasa bila titik terjauh dari tulisan Bandung Mawardi itu justru pertanyaan mendasar: kenapa uang tak pernah jadi obsesi manusia Indonesia dan direfleksikan dalam karya sastra. Continue reading “Masyarakat Tanpa Orientasi Uang (Polemik Lanjutan)”

Garuda dan Bangau

Rosihan Anwar
Kompas, 14 Okt 2010

PENUNDAAN mendadak kunjungan resmi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Belanda pada 5 Oktober 2010 telah menimbulkan pro-kontra.

Alasan Presiden: martabat dan harga diri bangsa Indonesia terusik gara-gara pengadilan singkat (kort geding) Belanda memproses pengaduan aktivis Republik Maluku Selatan (RMS) John Wattilete dan mengabulkannya dalam waktu cepat bersamaan dengan tibanya Presiden. Continue reading “Garuda dan Bangau”

Menanti Sastra yang Mencerdaskan

Mujtahid *
http://mujtahid-komunitaspendidikan.blogspot.com/

SASTRA merupakan salah satu cara mengungkapkan ekpresi jiwa, perasaan, pikiran di tengah suasana yang hidup, bukan ruang kosong. Sastra bukan hanya mencitrakan nilai estetis, tetapi memiliki nilai pesan moral yang sangat dalam, mengena dan lugas. Tak hanya itu, sastra dipandang paling ampuh dalam melakukan kritik sosial, kekuasaan dan sebuah tatanan yang menyimpang dari kelaziman. Continue reading “Menanti Sastra yang Mencerdaskan”

Bahasa ยป