“Indonenglish” : Karena Sihir Bahasa Indonesia

Maman S. Mahayana *
Kompas, 16 Des 2006

Bahasa Melayu, yang kemudian menjadi bahasa Indonesia, sudah sejak lama mengandung dan mengundang sihir. Ia menyimpan kekuatan magis. Siapa pun yang berhubungan intim dengannya, bakal terjerat pesona. Menggaulinya laksana menggerayangi sosok tubuh yang penuh misteri.

Semakin mengenal seluk-beluknya, semakin ingin mengungkap daya pukaunya. Di situlah, bahasa Indonesia sebagai saluran ekspresi. Ketika bahasa etnik mampat dan gagal menjadi alat komunikasi yang dapat dipahami etnik lain, ketika itulah bahasa Indonesia tampil sebagai pilihan. Continue reading ““Indonenglish” : Karena Sihir Bahasa Indonesia”

Rasionalitas, Toleransi, dan Keragaman Budaya

Eko Wijayanto
Kompas, 6 April 2011

TOLERANSI seakanakan menjadi penting hari-hari ini ketika kebinekaan bangsa terancam dan tercabik-cabik.

Kadar kekerasan yang kian masif membuat kita berpikir, sejauh mana toleransi berakar pada segenap jiwa warga negara. Sejauh mana warga negara sebagaimana diamanatkan konstitusi menjunjung tinggi setiap bentuk dan ekspresi kebudayaan sebagai khazanah bangsa. Continue reading “Rasionalitas, Toleransi, dan Keragaman Budaya”

Surat buat Sahabat

Asarpin

Sahabat yang baik,
Sudah lama kita tak jumpa, pertukar-pikiran dalam diam, seperti dulu ketika kita masih tinggal serumah di bilangan Billy Moon H1/7 itu. Dengan menanyakan kabarmu, saya mengingatkan suatu masa ketika kita asyik berdiskusi tentang ruang dan rumah. Mula-mula kau menyinggung ruang jalan; ruang dinamis, yang begitu cepat mempengaruhi relasi antarmanusia. Dinamika menjadi hal nyata. Continue reading “Surat buat Sahabat”

Apa Benar Taufiq Ismail Melanggar Licentia Poetica?

(Sejumlah Temuan dalam Telisik Literasi atas Polemik Plagiarisme Karya Malloch)

Ilham Q. Moehiddin

POLEMIK perihal dugaan plagiarisme yang dilakukan Taufik Ismail seketika merunyak akhir-akhir ini. Polemik ini seketika menjadi ‘hebat’ sebab ikut menyeret nama penyair besar sekelas Taufiq Ismail, yang oleh Paus Sastra Indonesia, HB. Jassin, dikelompokkan ke dalam penyair angkatan ’66. Continue reading “Apa Benar Taufiq Ismail Melanggar Licentia Poetica?”

Bahasa »