Pamusuk Eneste
http://www.suarapembaruan.com/
Umar Kayam bukanlah cerpenis yang produktif. Kumpulan cerpennya yang pertama, Seribu Kunang-kunang di Manhattan (Pustaka Jaya, 1972) hanya berisi 6 cerpen. Keenam cerpen ini kemudian dimuat kembali dalam kumpulan cerpen Sri Sumarah dan Cerita Pendek Lainnya (Pustaka Jaya, 1986) bersama 4 cerpen yang lain (“Sri Sumarah”, “Bawuk”, “Musim Gugur Kembali di Connecticut”, dan “Kimono Biru buat Istri”). Continue reading “Umar Kayam dan Lebaran”
