Embriologi Peradaban

Sabrank Suparno *

Pernakah kita berfikir tentang asal-muasal atau apa sebab, dan bagaimana, dan seterusnya, mengapa bisa terjadi adanya peradaban? Taruklah manusia jaman sekarang menganggap telah menemukan titik sentral atau sumbu koordinat peradaban tertinggi. Ambil satu contoh dengan penemuan teknologi sekelas google, yang dengan serta merta membentangkan provider yang benar-benar menjadikan kecepatan informasi dan ngerumpi-nya manusia dari berbagai belahan dunia. Continue reading “Embriologi Peradaban”

Kreativitas Guru, Tumpuan Pengajaran Sastra

Ahmadun Yosi Herfanda *
infoanda.com/Republika

Saya selalu merasa bahagia tiap kali membaca karya-karya siswa SMU, puisi maupun cerpen, yang dimuat di suplemen Kaki Langit Majalah Horison. Meskipun di satu sisi, suplemen tersebut kerap dianggap memerosotkan wibawa majalah tersebut, tetapi di sisi lain suplemen tersebut cukup menggairahkan budaya menulis kreatif di kalangan siswa. Suplemen tersebut juga menjadi bukti makin banyaknya siswa SMU yang kini gemar dan mahir menulis karya sastra. Continue reading “Kreativitas Guru, Tumpuan Pengajaran Sastra”

PENGARUH SUREALISME DAN PUISI TERKINI

Indra Tjahyadi
terpelanting.wordpress.com

Membaca puisi-puisi karya W. Haryanto, Mashuri, H.U. Mardi Luhung, Muhammad Aris dan Zaki Jubaidi terasa sekali betapa kuatnya pengaruh wacana Surealisme di dalamnya. Pengaruh tersebut terlihat dari betapa banyaknya puisi-puisi mereka menggunakan ledakan-ledakan imaji yang sifatnya spontan dan tidak logis sekali.

Seperti pada puisi karya W. Haryanto yang berjudul ?Karnaval Hantu?. Pada puisi karya W. Haryanto tersebut, ledakan imaji yang begitu spontan menciptakan analogi-analogi yang tidak logis dalam kalimat-kalimat puisinya. Continue reading “PENGARUH SUREALISME DAN PUISI TERKINI”

Spirit Revitalisasi Dalam Mengungkap Teks

Agus Sulton
radarmojokerto.co.id

/1/
Kepulauan nusantara sejak kurun waktu yang lampau memiliki beragam sejarah peradaban dan peninggalan. Masing-masing daerah mempunyai ciri khas dalam bahasa dan jenis aksaranya. Lewat berbagai temuan dan analisis isi manuskrip diberbagai daerah di nusantara akhirnya dapat diketahui bahwa setiap daerah mempunyai kekayaan intelektual dalam berbagai dasar ilmu. Kekayaan inilah yang menarik perhatian para penjajah sumber budaya untuk memburu manuskrip di pelosok-pelosok nusantara. Tujuannya tidak lain adalah untuk lebih mengetahui adat istiadat dan mempelajari budaya nusantara masa lampau guna memperluas wilayah jajahan dan akhirnya pengakuan hak paten. Continue reading “Spirit Revitalisasi Dalam Mengungkap Teks”

Bahasa ยป