Dicari, Penulis Sejarah Gaya Novel

Agnes Rita Sulistyawaty
kompas.com

Di zaman Orde Baru, kita seakan tidak diberi kesempatan untuk melihat sejarah dari sisi lain. Tanggal 30 September setiap tahun, misalnya, film Janur Kuning selalu diputar, untuk menggiring masyarakat memahami peristiwa yang terjadi tahun 1965 secara tunggal.

Tidak hanya film itu, buku sejarah yang dipakai di kelas-kelas pun menceritakan hal yang seragam tentang pemberontakan G30S/PKI. Continue reading “Dicari, Penulis Sejarah Gaya Novel”

Pramoedya Ananta Toer: Dulu, Saya Tak Pernah Menyangka akan Menjadi Tua

Sihar Ramses Simatupang
sinarharapan.co.id

Kabar tentang terpilihnya Pramoedya Ananta Toer sebagai orang yang paling berpengaruh di Asia (selain Iwan Fals dari Indonesia) versi majalah Time ternyata ditanggapi dengan sangat biasa oleh yang bersangkutan. Menurutnya, pemilihan semacam itu adalah hak dari publik. “Saya memang sudah sering ditulis dan diwawancara oleh Time. Untuk kabar ini, saya belum membacanya, baru dengar dari wartawan,” ujarnya. Continue reading “Pramoedya Ananta Toer: Dulu, Saya Tak Pernah Menyangka akan Menjadi Tua”

‘Graffiti Gratitude’, Antologi Puisi ‘Cyber’?

Kuswinarto *
sinarharapan.co.id

Terbitnya buku Graffiti Gratitude (cetakan pertama: April 2001) atas kerja sama Yayasan Multimedia Sastra (YMS) dengan Penerbit Angkasa, Bandung, membawa perdebatan baru seputar peristilahan dalam bidang sastra Indonesia. Terbitnya buku bersampul ungu itu dibarengi dengan munculnya beberapa istilah baru, seperti ‘puisi cyber’, ‘penyair cyber’, ‘sastra cyber’, dan ‘sastrawan cyber’ (dengan berbagai variasi penulisannya) yang membuat sementara orang bertanya-tanya merujuk ke mana istilah-istilah baru itu. Continue reading “‘Graffiti Gratitude’, Antologi Puisi ‘Cyber’?”

CERPEN-CERPEN PUITIK MAROELI

Maman S. Mahayana *

“Tengah malam tuba. Angin berdesir. Beribu ular berdesir. Tanganku berdesir. Itu tubuh/mengucur darah/mengucur darah.” Itulah kalimat-kalimat pembuka “Solilokui Ungu,” sebuah cerpen yang mengawali antologi cerpen Bara Negeri Dongeng (Yogyakarta: Jalasutra, September 2002, 183 halaman) karya Maroeli Simbolon. Di sana ada penggalan-penggalan puisi “Isa” karya Chairil Anwar. Continue reading “CERPEN-CERPEN PUITIK MAROELI”

Generasi Baru Wanita Sastrawan Bali Modern

I Nyoman Darma Putra *
balipost.com

DUNIA sastra Bali modern dewasa ini menyaksikan munculnya pengarang generasi baru. Pengarang generasi baru ini adalah penulis-penulis wanita. Mereka adalah Anak Agung Sagung Mas Ruscitadewi (Denpasar, lahir 1965), I Gusti Ayu Putu Mahindu Dewi Purbarini (Tabanan, lahir 1977), dan yang paling muda adalah Ni Kadek Widiasih (Karangasem, lahir 1984). Continue reading “Generasi Baru Wanita Sastrawan Bali Modern”

Bahasa »