Babon Gratis buat Sekolah Kita

Seno Joko Suyono, Evieta Fajar, Lucia Idayanie
majalah.tempointeraktif.com

Babad Tanah Jawi. Inilah sebuah kitab yang jarang tersedia tapi isinya telah meresap ke dalam benak masyarakat umum di Jawa. Banyak ragam kesenian populer Jawa yang bersumber darinya: Joko Tingkir, Joko Tarub, Ciung Wanara, Kisah Putri Campa, Untung Surapati yang sehari-hari dipentaskan di panggung ketoprak, ludruk, drama radio, atau, kalau Anda suka, kisah silat karya S.H. Mintardja, Api di Bukit Menoreh. Semua setting-nya bisa dilacak pada Babad Tanah Jawi. Kitab ini memang semacam oplosan antara folklor, dongeng, dan kronik-kronik kisah Wali Sanga, silsilah, dan perang raja-raja Mataram. Continue reading “Babon Gratis buat Sekolah Kita”

Soe Hok Gie: Kegelisahan tanpa Ujung

Seno Joko Suyono, Nurdin Kalim, L.N. Idayanie, Evieta Fajar, Suseno
http://majalah.tempointeraktif.com/

Peristiwa itu masih melekat di benak Herman Lantang, 65 tahun. “Man, entar turunnya bareng gue. Lu, gue tunggu di sini,” kata Soe Hok Gie.

Soe Hok Gie beristirahat di sebuah ceruk. Ia menggigil kedinginan. Udara Gunung Semeru sangat menusuk waktu itu,16 Desember 1969. Dari Ranu Kumbolo, sebuah danau di Gunung Semeru, Herman Lantang, Aristides Katoppo, Soe Hok Gie, Idhan Lubis, Freddy Lasut, Rudi Badil, Abdurachman, dan Wiyana bergerak menuju Arcopodo yang terletak pada ketinggian 3.200 meter di atas permukaan laut?pos terakhir sebelum puncak. Continue reading “Soe Hok Gie: Kegelisahan tanpa Ujung”