Kemerdekaan bagi Orang Desa

Gerry Setiawan
http://www.korantempo.com/

Awal era reformasi, Taufik Ismail dalam puisi paling pendeknya berjudul Merdeka (1998) menulis begini: Merdeka! /Belum/.

Lima tahun setelah reformasi bergulir, Taufik Ismail kembali mempertegas tema merdeka melalui puisi berjudul Aku Malu Menatap Wajah Saudaraku Petani (2003). Napas puisi Taufik Ismail ini menjadi ajang pencerahan bersama, di tengah kesibukan seremonial Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI yang ke-63 tahun ini. Continue reading “Kemerdekaan bagi Orang Desa”