Abangan

Goenawan Mohamad
http://majalah.tempointeraktif.com/

Pada suatu saat di abad ke-19, seorang sastrawan Jawa bertanya gelisah kepada dirinya sendiri: lebih berat ke manakah hatiku, ke Allah atau ke Ratu?

Untuk beberapa lama ia tak bisa menjawab. Tapi akhirnya ia, seperti tertulis dalam kitab Wedatama, me-nentukan sikap: dalam soal bot Allah apa gusti, kese-tia-annya tertuju lebih kepada ia yang bertakhta di bumi. -“Allah” bukan pilihan pertama. Continue reading “Abangan”

Percakapan

Goenawan Mohamad
http://www.tempointeraktif.com/

Dua orang duduk berdekatan. Dalam lakon Menunggu Godot Samuel Beckket ini mereka berbicara:

Gogo: Lalu apa?

Didi: Ah! Kita akan bercakap-cakap! (mereka pun saling mendekat, sampai sekitar 10 kaki). Yah, kurang pelan, mungkin. Begitulah jalannya. Continue reading “Percakapan”

Sang Militan

Goenawan Mohamad
http://www.tempointeraktif.com/

Kita dengar mereka berdebat di dalam dan di luar parlemen. Kita tahu demokrasi sedang marak. Kita ikuti para politisi mengatakan, ?kami sedang mencari kebenaran?. Tapi saya kira semua itu hanya salah sangka. Atau sebuah lagak. Sebab ambisi sebuah demokrasi bukanlah, atau tak mungkin, ?kebenaran?. Continue reading “Sang Militan”

?mile

Goenawan Mohamad
http://www.tempointeraktif.com/

Bagaimana cara menodai agama?

11 Juni 1762, di halaman Gedung Mahkamah Pengadilan, Paris, sebuah buku dibakar. Karya itu berbentuk novel, tapi sebenarnya ditulis untuk membahas soal pendidikan anak. Dengan ?mile itu Jean-Jacques Rousseau dinilai telah bersalah karena ?menganggap semua agama sama-sama baik?. Continue reading “?mile”

Cap

Goenawan Mohamad
http://www.tempointeraktif.com/

KADANG-KADANG orang menjepit orang lain dengan kata, menjerat diri dengan kata. Sejarah politik Indonesia modern bisa ditulis sebagai sejarah bekerjanya jepit dan jerat kata dari masa ke masa.

Pada tahun 1960-an, di bawah ?demokrasi terpimpin?, jepit dan jerat itu misalnya terbentuk dalam kata ?kontra-revolusioner?. Kata ini, bila dikenakan kepada seseorang, satu kelompok, atau satu pola sikap, dapat membuat yang dikenai seakan-akan tertangkap. Continue reading “Cap”

Bahasa ยป