YANG SAYA SIMPAN SEBUAH CATATAN DARI TAHUN 1968:

Goenawan Mohamad Continue reading “DIA PERGI LEBIH CEPAT KETIMBANG SAYA”
YANG SAYA SIMPAN SEBUAH CATATAN DARI TAHUN 1968:

Goenawan Mohamad Continue reading “DIA PERGI LEBIH CEPAT KETIMBANG SAYA”
(Untuk AS Laksana dan lain-lain)
Goenawan Mohamad
Berilah aku satu kata puisi
daripada seribu rumus ilmu yang penuh janji
yang menyebabkan aku terlontar kini jauh dari bumi
yang kukasih. Angkasa ini bisu. Angkasa ini sepi.
Tetapi aku telah sampai pada tepi. Dari mana aku
tak mungkin lagi kembali. Continue reading “SEBUAH TEMPAT YANG BERSIH DAN LAMPUNYA TERANG UNTUK SAINS”
– Tanggapan atas tanggapan Goenawan Mohamad
A.S. Laksana
Judul tanggapan Goenawan Mohamad, “Sains dan Masalah-Masalahnya, Sulak dan Dua Kesalahannya”, menyampaikan pesan implisit bahwa saya cocok dengan pernyataan Karl Popper ini: “Keliru adalah manusiawi.” Dan saya berbuat manusiawi sekaligus dua. Selebihnya, dari judul itu kita bisa menarik gambaran bahwa kurang lebih seperti itulah pengetahuan berkembang menurut Popper. Continue reading “Sains yang Meringkus, Manusia yang Tidak Aman”
Goenawan Mohamad
Tujuan ilmu adalah kebenaran, bukan kepastian — Karl Popper
Dari abad ke abad, wabah adalah ketidak-pastian. Juga sekarang. Ilmu pengetahuan selalu menjanjikan jawab yang meyakinkan, tapi bersamaan dengan itu juga hidup dari pertanyaan dan perdebatan. Apa yang kemarin kita ketahui tentang Covid 19 hari ini tak sebulat sebelumnya. Continue reading “PASTI”