Caping, ‘Kutukan’ yang Mencerahkan

Amarzan Loebis
majalah.tempointeraktif.com

AMAHUSU, Amboina, 29 Juli 2007

Restoran itu menghadap ke laut. Malam baru saja bangkit. Di langit ada bintang, kemudian lampu-lampu pada kapal yang berlayar perlahan. Di dalam restoran, di semacam latar yang kepanggung-panggungan, satu band oom-oom Ambon memainkan lagu-lagu lama peninggalan big band Glenn Miller dan Benny Goodman. Continue reading “Caping, ‘Kutukan’ yang Mencerahkan”

Sayu

Goenawan Mohamad
majalah.tempointeraktif.com

Seseorang pernah mengatakan ia “sentimentil”, dan ia sendiri mengakui itu “benar”. Tapi saya tak yakin. Sampai ia meninggal karena kanker pankreas di Paris pekan lalu dalam umur 74, Jacques Derrida adalah pemikir yang bicara bukan lantaran ia mudah terharu. Bahasanya tak mendayu-dayu, bahkan kerap kali rumit. Pandangannya tak terasa murung. Tidak, ia bukan pemikir yang “sentimentil”. Derrida adalah suara yang sayu. Continue reading “Sayu”

Tlön

Goenawan Muhamad
http://www.tempointeraktif.com/

Barangkali Tlön adalah sebuah tempat, yang pernah ada atau tidak pernah ada. Pengarang Argentina termasyhur itu, Jorge Luis Borges, bercerita bahwa pada suatu hari ia menemukan sebuah buku dalam bahasa Inggris. Tebalnya 1001 halaman, berjudul A First Encyclopaedia of Tlön. Volume XI. Hlaer to Jangr. Tidak ada petunjuk tahun dan tempat penerbitan. Continue reading “Tlön”

Bahasa »