Guntur Alam
http://www.lampungpost.com/
RUMAH itu sudah lama jadi sarang kelelawar. Orang-orang di Dusun Tanah Abang pun telah lupa kapan tepatnya. Tak ada yang dapat mengingat dengan pasti, pekan ke berapa di purnama yang kesekian pada tahun yang tertera di bilangan angka almanak rumah. Rumput kanji telah sebatas lutut, membelukar di pekarangannya seolah berlomba dengan batang jambu air yang kian merimbun, tumbuh di beberapa hasta dari tangga depan Limas itu. Saban tahun, pohon jambu itu berbuah lebat. Buahnya memerah di sela daun yang hijau-kuning, di bawahnya buah-buah itu menghampar. Continue reading “Rumah Kelelawar”
