Lewat Islam, Hamka dan Pramoedya Ananta Toer pun Berdamai

Rakhmat Nur Hakim
Kompas.com 29/06/2016

Panasnya api perseteruan tak selamanya abadi. Kadangkala keyakinan yang sama mampu mendamaikannya. Seperti konflik yang terjadi di antara Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka) dan Pramoedya Ananta Toer.

Dua tokoh sastra kenamaan Indonesia itu bersebrangan paham. Namun -ada akhirnya, Islam jualah yang mendamaikan mereka. Baca selengkapnya “Lewat Islam, Hamka dan Pramoedya Ananta Toer pun Berdamai”

Mengenang BUYA HAMKA dan Tenggelamnya Kapal Van der Wijck

Ahmad Gaus
https://ahmadgaus.com

Terlalu gegabah menuduh Hamka plagiat seperti meneriaki tukang copet di Senen. – HB Jassin.
(Berikut adalah esai untuk mengenang Buya Hamka yang wafat pada tanggal 24 Juli 1981 dalam usia 73 tahun. Beliau almarhum adalah seorang ulama dan sekaligus sastrawan besar yang dimiliki bangsa kita. Selamat membaca). Baca selengkapnya “Mengenang BUYA HAMKA dan Tenggelamnya Kapal Van der Wijck”

Hamka: Kursi MUI dan Filsafat Bika

Marjohan
http://harianhaluan.com/

Siapa tak kenal Hamka! Tak cuma dikenal sebagai buda­yawan, sastrawan, pujangga dan sejarawan. Lebih dari itu, beliau adalah ulama besar, terpandang, kaya harga diri dan bertahta di hati umat hingga kini. Begitu tersematnya tokoh yang lahir pada 17 Februari 1908—bertepatan dengan tahun Ke­bang­kitan Nasional Indonesia ini, tidak saja pada kaum kulturalis, tapi juga elite struk­turalis—tak heran pada Juni 1975, pengarang novel Tengge­lamnya Kapal Van Der Wijck (1937) itu, Baca selengkapnya “Hamka: Kursi MUI dan Filsafat Bika”