Posted by PuJa on October 21, 2008
Sebuah Catatan Arok Dedes karya Pramoedya Ananta Toer Haris del Hakim Kertarajasa, pada masa muda dikenal sebagai Ken Arok, tergeragap dari tidurnya. Ujung keris telah menempel di ulu hatinya. Kesadaran yang baru saja diperolehnya hilang sesaat kemudian kembali dan digenggamnya erat-erat. Dalam keadaan apa pun ia tetap seorang raja, berandal yang digelari Arok, dan panglima [...]
Filed under: Canting
Posted by PuJa on October 9, 2008
Haris del Hakim Angin awal musim hujan itu menjatuhkan empat anak burung Srigunting dari sarangnya. Sepasang induknya merasa khawatir, namun sayap mereka terlalu rapuh mengangkat sarang beserta anaknya untuk kembali ke dahan.
Filed under: Cerpen
Posted by PuJa on October 6, 2008
Haris del Hakim Kami hampir seperti anak-anak lain yang tinggal di kawasan pedesaan. Lumpur bagi kami adalah sahabat paling menyenangkan. Pada saat kami melihat kubangan air di tanah kering, bekas orang-orang memandikan sapi atau sepeda, kami berebutan untuk mendahului sampai di tempat itu. Yang pertama kali sampai akan mengangkangkan kaki sebagai bukti bahwa dialah penguasa [...]
Filed under: Cerpen
Posted by PuJa on September 27, 2008
Haris del Hakim Sudah setahun Lurah Matasan menjabat kepala desa Berbeku. Ia seorang kepala desa yang baik bagi penduduk desanya. Hanya akhir-akhir ini saja punya kebiasaan aneh. Hampir seluruh waktunya habis untuk memancing di telaga desa.
Filed under: Cerpen
Posted by PuJa on September 25, 2008
Pembacaan atas subyek-obyek dalam puisi penyair Lamongan Haris del Hakim Bajaj Bajuri di Trans TV dapat dikatakan sebagai film komedi dengan rating pemirsa yang tinggi, terbukti masih terus diputar meskipun diulang-ulang. Begitu pula dengan OB di RCTI. Kedua film itu bersetting budaya Betawi; zaman dulu adalah Batavia, pusat administrasi VOC Belanda yang imperialis dan kolonial.
Filed under: Esai
Posted by PuJa on September 18, 2008
Kajian atas DAZEDLOVE karya Rodli TL Haris del Hakim* Pengantar Saya tidak mungkin menjelaskan atau menafsirkan bagaimana isi novel Dazedlove secara keseluruhan. Saya tidak ingin menciptakan satu asumsi tertentu sebelum pembaca membaca novel ini. Karena itu, saya hanya memberikan catatan-catatan yang saya anggap perlu dan menarik bagi saya. Anda pasti memiliki rasa tertarik yang berbeda [...]
Filed under: Esai
Posted by PuJa on September 15, 2008
Haris del Hakim Kehadiran bayi pertama pada usia sepuluh tahun pernikahan merupakan kebahagiaan tak terkira bagi Juragan Kosim. Kekayaan yang melimpah ruah hasil keringat bertahun-tahun tidak akan hilang begitu saja. Sayangnya, kebahagiaan itu belum sempurna. Bayi itu belum pernah menangis sejak lahir. Sebagaimana kata orang, anak itu akan tumbuh dewasa sebagai orang bisu.
Filed under: Cerpen
Posted by PuJa on September 8, 2008
Haris del Hakim Jalan itu berkelok sangat tajam. Sapi’i terlambat membanting setir mobilnya, menabrak pohon, dan beberapa saat kemudian dia sudah terbaring di rumah sakit; dadanya dijahit dan kedua matanya harus ditutup perban.
Filed under: Cerpen
Posted by PuJa on August 29, 2008
Haris del Hakim Purwani menjatuhkan dua butir jagung di atas tanah yang telah di-cebloki. Angin sawah musim kemarau yang panas menembus kain bajunya. Keringat menetes dari dahinya. Kulitnya yang sawo matang tampak semakin gelap mendapatkan sinar pantulan dari tanah yang coklat. Sementara itu, suaminya terus menjatuhkan batang kayu yang berfungsi untuk membuat lubang di atas [...]
Filed under: Cerpen