Mempertanyakan Nasib Sastrawan

Humam S. Chudori
Suara Karya, 27 April 2013

BEBERAPA waktu yang lalu, salah seorang penyair menceritakan keluhan tentang tulisan-tulisannya tidak muncul di media cetak. Ia berpesan agar mempertimbangkan cerpen saya yang akan dikirim ke media itu. Pasalnya, media yang dimaksud hanya akan memuat cerpen trend tertentu. Artinya, jika saya tidak mengubah pola penulisan yang dikehendaki redakturnya, jangan harap cerpen saya akan dimuat. Baca selengkapnya “Mempertanyakan Nasib Sastrawan”

Sertifikat Seniman, Perlukah?

Humam S. Chudori
http://www.suarakarya-online.com/

Sebuah wacana baru dimunculkan Wiendu Nuryanti, wakil menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yakni seniman akan diberikan sertifikasi. Gagasan ini dimunculkan, lantaran ia merasa prihatin dengan minimnya standarisasi internasional yang dimiliki seniman Indonesia. Menurutnya, dengan tidak memiliki sertifikat seniman asal Indonesia akan kalah bersaing dengan pekerja-pekerja seni dari negara lain. Baca selengkapnya “Sertifikat Seniman, Perlukah?”

B I S U

Humam S. Chudori
http://www.suarakarya-online.com/

SETELAH Mas Gong memberikan nomor ponsel Nurdin. Saya menghubungi sahabat di perguruan tinggi itu. Memang. Lelaki berperawakan tambun itu sudah lama tak berhubungan dengan saya. Saya tidak pernah mengontaknya. Ia pun tak menghubungi saya. Baca selengkapnya “B I S U”