Tantangan Dewan Kesenian Lampung

Iwan Nurdaya-Djafar
lampungpost.com

Pada 16 Februari 2011 bertempat di Balai Keratun, Bandar Lampung, berlangsung Musyawarah Dewan Kesenian Lampung yang dihadiri sekitar 70-an peserta dari 118 seniman-budayawan yang diundang. Di samping memilih pengurus Dewan Kesenian Lampung (DKL) periode 2011—2014, musyawarah juga membahas program dan organisasi. Namun, rekomendasi mengenai pembaruan struktur organisasi yang digagas Komisi A gagal disahkan karena dalam pemungutan suara hanya disetujui oleh 21 peserta, sementara 24 peserta menolak. Continue reading “Tantangan Dewan Kesenian Lampung”

Musikalitas Teater Tutur Lampung

Iwan Nurdaya Djafar
http://www.lampungpost.com/

Dalam tulisan Sastra Lampung Bukan Sastra Lisan (Lampung Post, 19-12-2010), saya menandaskan bahwa sastra Lampung klasik adalah sastra tulis. Sementara metode penyebarannya dalam bentuk teater tutur merupakan seni yang mandiri (otonom). Teater tutur Lampung klasik, hemat saya, termasuk ke dalam wilayah seni suara dan/atau musikalisasi puisi. Dalam bahasa Lampung disebut bedendang atau belagu. Continue reading “Musikalitas Teater Tutur Lampung”

Menggagas Kamus Besar Bahasa Lampung

Iwan Nurdaya-Djafar
http://www.lampungpost.com/

Kamus merupakan khazanah yang memuat perbendaharaan kata suatu bahasa, yang secara ideal tidak terbatas jumlahnya. Hal ini sesuai dengan arti kata kamus yang diserap dari bahasa Arab qamus (jamak: qawamis), yang berasal dari kata Yunani okeanos yang berarti “lautan”. Sejarah kata itu jelas memperlihatkan makna dasar yang terkandung dalam kata kamus, yaitu wadah pengetahuan, khususnya pengetahuan bahasa, yang tidak terhingga dalam dan luasnya. Continue reading “Menggagas Kamus Besar Bahasa Lampung”

Sastra Lampung Bukan Sastra Lisan

Iwan Nurdaya-Djafar
lampungpost.com

Tajuk tulisan di atas ingin menafikan pandangan yang mengatakan bahwa sastra Lampung klasik adalah sastra lisan (oral literature). Dari jurusan sebaliknya, tajuk tadi sekaligus ingin menandaskan bahwa sastra Lampung klasik adalah sastra tulis.

PANDANGAN yang mengatakan bahwa sastra Lampung klasik adalah sastra lisan mencerminkan sikap bias, ketidakjelian sekaligus kerancuan di dalam mengklasifikasikan sastra Lampung klasik karena telah mengacaukannya dengan bentuk metode penyebaran yang terpakai oleh sastra Lampung klasik, Continue reading “Sastra Lampung Bukan Sastra Lisan”

Obama Sang Penyair

Iwan Nurdaya Djafar
http://www.lampungpost.com/

Di zaman lalu
Para raksasa
berjalan di bumi Hitam
Delaney, Douglass, Garvey, King, dan X

[Puisi Obama, Hikayat Orang Kulit Hitam, bait 1]

Obama adalah manusia komplet. Dia adalah Presiden AS, doktor hukum tata negara, dosen, legislator, orator ulung, dan penulis. Bukan itu saja, menggubah puisi pun satu di antara kecakapannya. Tak pelak, dia juga seorang penyair dengan kualitas puisi yang tak memalukan. Saat duduk di bangku SMA, di Akademi Punahou, Honolulu, Hawaii, dia sudah mulai mencipta puisi. Continue reading “Obama Sang Penyair”

Bahasa »