Tanjungpinang Terbitkan Dermaga Sastra Indonesia

Iwank
http://www.tempointeraktif.com/

Pemerintah Kota Tanjungpinang bekerja sama dengan Komodo Books akan meluncurkan buku “Dermaga Sastra Indonesia: Kepengarangan Tanjungpinang, dari Raja Ali Haji sampai Suryatati A. Manan” di Bentara Budaya Jakarta pada Selasa (29/3) sore nanti.

Buku yang merupakan suatu kajian sejarah sastra Melayu di Riau itu akan dibahas oleh Prof. Dr. Budi Darma, sastrawan dan guru besar Universitas Negeri Surabaya, dan Prof. Dr. Abdul Hadi W.M., sastrawan dan guru besar Universitas Paramadina Jakarta. Continue reading “Tanjungpinang Terbitkan Dermaga Sastra Indonesia”

Naskah Teater Satu Lampung Diboyong ke Jerman

Iwank
http://www.tempointeraktif.com/

Naskah “Nostalgia Sebuah Kota” karya Iswadi Pratama dari Teater Satu Lampung akan ditampilkan di Orangerie Theater, Koln, Jerman, pada 17-21 November 2009. Naskah yang diterjemahkan Sabine Mueller dari Koln sebagai “Nostalgie einer Stadt” itu dipentaskan sebagai bagian dari kolaborasi internasional antara seniman-seniman dari Jerman, Hungaria, Belanda, Afrika Selatan, dan Indonesia. Proyek ini ditaja oleh lembaga nirlaba KulturKontakt. Continue reading “Naskah Teater Satu Lampung Diboyong ke Jerman”

Kotak Manuskrip Kafka di Bank Swiss Dibuka

Iwank, Guardian
http://www.tempointeraktif.com/

Franz Kafka, pengarang novel Metamorfosis, ingin semua manuskripnya dibakar setelah dia wafat, tapi sahabatnya, Max Brod, menolak memenuhi wasiat itu. Hal ini memicu pertarungan hukum yang rumit mengenai nasib ratusan manuskrip yang memancing antusiasme peminat sasta dunia. Pertarungan hukum itu memasuki babak baru pada Senin lalu setelah empat kotak penyimpanan di bank Zurich, Swiss, yang memuat manuskrip itu dibuka. Continue reading “Kotak Manuskrip Kafka di Bank Swiss Dibuka”

Budak Setan Menafsir Horor

Iwank, Ismi Wahid
http://www.tempointeraktif.com/

Kupejamkan kembali mataku dan kubayangkan apa yang dilakukannya di balik punggungku. Mungkin ia berbaring telentang? Mungkin ia sedang memandangiku? Aku merasakan sehembus napas menerpa punggungku. Akhirnya aku berbisik pelan, hingga kupingku pun nyaris tak mendengar: “Ina Mia?” (Riwayat Kesendirian, Eka Kurniawan) Continue reading “Budak Setan Menafsir Horor”