Komik Bikin Sains Jadi Menyenangkan

R Ridwan Hasan Saputra *
ruangbaca.com

Saat ini pelajaran matematika dan sains masih merupakan pelajaran yang menakutkan bagi banyak siswa, karena biasanya kedua pelajaran ini disajikan dalam bentuk tulisan yang memerlukan ketajaman nalar karena banyak hal yang bersifat abstrak. Sehingga hanya anak-anak yang berkategori cerdas yang bisa memahaminya, sedangkan anak-anak berkategori biasa saja, yang cenderung lebih menyukai hal-hal yang bersifat kongkret, akan lambat memahami kedua pelajaran ini. Continue reading “Komik Bikin Sains Jadi Menyenangkan”

Eksploitasi Sunyi Toto Nugroho

Afnan Malay *
JawaPos.com

Toto Nugroho, perupa alumnus ISI Jogjakarta kelahiran Wonogiri, 1980, mengusung 14 karya lukisan akrilik bergenre komik -begitu didedahkan dalam catatan kuratorial Wahyudin- yang dipamerkan di Emmitan Contemporary Art Gallery, Surabaya, 25 Juli-3 Agustus 2010.

Karya-karya komikal Toto setia menggunakan bentuk apropriasi yang menggambarkan sebuah proses dalam penciptaan karya seni rupa dengan cara: meminjam, mengutip, serta merepetisi elemen-elemen visual dari perupa terdahulu. Continue reading “Eksploitasi Sunyi Toto Nugroho”

Mengapa Komik Jepang Bisa Mendunia?

Faidil Akbar
suarakarya-online.com

Mengapa komik Jepang alias manga (baca: mang’nga) menyedot penggemar sampai ke seluruh dunia, hingga Eropa yang memiliki legenda komik: Tintin sang wartawan dan prajurit Galia Asterix? Bahkan gaya dan budaya manga ditiru remaja-remaja mereka.

Di negeri asalnya sendiri, manga dikonsumsi oleh anak-anak sampai orang tua. Terdapat banyak ragam (genre) komik yang beredar, untuk anak-anak (kodomo), remaja putra (shounen), remaja putri (shoujo), dewasa pria (seinen), dewasa wanita (josei), bahkan ada genre yang diterbitkan untuk memenuhi fantasi seksual (yaoi/yuri/hentai). Continue reading “Mengapa Komik Jepang Bisa Mendunia?”

Tren Komik Masa Depan

Intan Ungaling Dian
wartakota.co.id

KOMIK tak ubahnya seperti karya seni rupa lainnya yang memiliki nilai seni tinggi. Bahkan, komik bisa mengandung ideologi tertentu, persoalan personal, kehidupan, dan bisa mencerdaskan pembacanya.

Sepertinya karya novel grafis yang sarat dengan muatan ideologi akan menjadi tren baru dalam dunia perkomikan. Demikian yang mengemuka dalam diskusi Novel Grafis “Will Eisner dan Novel Grafis” di Bentara Budaya Jakarta, Selasa (16/2). Continue reading “Tren Komik Masa Depan”

Estetika Para Perupa Komik

Afnan Malay *
jawapos.com

Pada 22-30 Maret lalu, bertempat di Galeri Nasional, Jakarta, Andi’s Gallery menjadi tuan rumah pameran bertajuk The Comical Brothers. Sebanyak 22 perupa -seharusnya 25, tetapi Samuel Indratma, Ahmad Thoriq, dan Decky Leos berhalangan- dikuratori Bambang “Toko” Witjaksono dan Grace Samboh memajang aneka rupa karya komikal. Antusiasme pengunjung, umumnya anak-anak muda, tampak saat pembukaan pameran itu. Continue reading “Estetika Para Perupa Komik”

Bahasa ยป