Puisi-Puisi Lan Fang *

jawapos.com

Satu Sampai Enam

(1)
ada yang menenteng lampion, menunggumu. ”sebentar lagi festival musim semi.
tetapi belum ada yang mengirim salam.” tampak bunga-bunga mei hwa
berselaput salju palsu. rupanya semua musim sudah tidak jelas.
siapa yang telah memainkan mereka?
”ada dalangnya!” tambur terus ditabuh. barongsai tak tahu harus mengedipkan
mata ke sebelah mana. kalau begitu siapa wayangnya? Continue reading “Puisi-Puisi Lan Fang *”

Sonata

Lan Fang
entertainmen.suaramerdeka.com

Do

Adakah kau saksikan aku mendengarkanmu? 1)

Padahal aku tidak bisa mendengarkanmu. Tetapi aku ingin kau tahu bahwa aku sedang mendengarkanmu. Padahal kau tidak bisa menyaksikanku aku sedang mendengarkanmu. Tetapi kau bisa mendengarku seperti aku bisa menyaksikanmu. Continue reading “Sonata”

Dear: Gani

Lan Fang
jawapos.com

Hai, sudah lama kita sepi dari sapa. Aku selalu rindu bertukar kata denganmu. Mungkin hanya untuk pertanyaan remeh-temeh seperti, ”Bagaimana senjamu di sana?” atau sekadar, ”Tahukah kau kalau di sini terang masih saja setia?” Karena berkabar denganmu sama seperti menyapa kegembiraan. Continue reading “Dear: Gani”

BELAJAR MENULIS DARI LAN FANG

Sutejo
Ponorogo Pos

Pada tanggal 8 Desember 2007 di Unesa Surabaya kampus Lidah adalah acara Seminar Nasional Sastra Pop untuk mengiringi pelepasan Prof Budi Darma yang purna sebagai guru besar. Pada saat itu hadir, sederetan penulis, penyair, cerpenis macam: Lan Fang, Yati Setiawan, Mashuri, Audex, Kurnia Fabiola, dan Budi Darma sendiri. Rencana, Saparto Broto juga hadir sebagai pembicara. Tapi saat itu tidak dapat hadir karena ada kepentingan keluarga di Jakarta. Continue reading “BELAJAR MENULIS DARI LAN FANG”