serta esensinya terhadap pemaknaan karya secara utuh
Imron Tohari
KULMINASI SEMU
Bukan kamu, atau siapa
Bukan juga aku, siapa
Menyentuh pelepah raga
Masuki ruang maha Continue reading “Memetakan Kata atau Kalimat pada puisi/sajak,”
serta esensinya terhadap pemaknaan karya secara utuh
Imron Tohari
KULMINASI SEMU
Bukan kamu, atau siapa
Bukan juga aku, siapa
Menyentuh pelepah raga
Masuki ruang maha Continue reading “Memetakan Kata atau Kalimat pada puisi/sajak,”
Lina Kelana
Aku, wanita yang tercacah peran. Sempurna belatinya mencabik dan mengoyak dagingku hingga tertinggal perih di ulu. Sendi sendi tulangku mulai keropos dan menguap. Memamah ngilu di denyut yang hanya bersisa degup tanpa jantung. Aroma anyir semerbak membumbung mengumumkan lambung lambung kosong yang kerontang. Menandai udara, panasnya mulai menyapa bersama hadirnya mentari setinggi kepala. Ketika senja bergegas mengganti siang, ngilu di lukaku menjadi lumer. Continue reading “AKU, KAU DAN LELAKI ITU”