SASTRA DI MATA IGNAS KLEDEN : Mengulas Sastra Indonesia dalam Enam Pertanyaan

Manneke Budiman, MA

Membaca Ignas Kleden dalam Sastra Indonesia dalam Enam Pertanyaan serasa menyaksikan bangkitnya kembali kritikus Subagjo Sastrowardojo, yang pernah gemilang dengan karyanya Sosok Pribadi dalam Sajak bertahun-tahun yang lalu. Sejak kepergian Subagjo Sastrowardojo, terasa betul ada kevakuman dalam produksi kritik sastra yang berbobot hingga lahirnya buku Ignas ini. Continue reading “SASTRA DI MATA IGNAS KLEDEN : Mengulas Sastra Indonesia dalam Enam Pertanyaan”

Mencari Bangsa di Dalam Sastra

Manneke Budiman
http://www.pikiran-rakyat.com/

Dalam berbagai diskusi dan perdebatan tentang sastra dan kebangsaan, kerap terbentuk opini atau kesan bahwa dalam khazanah sastra Indonesia modern, novel-novel Pramoedya Ananta Toer adalah contoh terbaik sekaligus klasik karya sastra yang berbicara tentang kebangsaan. Lebih jauh lagi, “derajat” kebangsaan karya-karya lain yang lahir pasca-Pram pun diukur dengan tetralogi Pram untuk dinilai kekentalan minat kebangsaannya. Continue reading “Mencari Bangsa di Dalam Sastra”