Minal Huda Wal Furqon

Moh. Husen

Saya punya kawan namanya Saidun Furkon. Nama tersebut jelas bahasa Arab. Sa’idun artinya kebahagiaan. Furqon artinya pembeda. Sebagai tukang servis elektronik, dia harus terlebih dahulu membedakan komponen mana yang sebenarnya rusak, baru kemudian diperbaiki, endingnya adalah sebuah kebahagiaan: “Berapa ongkosnya Pak?” Continue reading “Minal Huda Wal Furqon”

Dipanggil Kiai Sutara

Moh. Husen
Radar Banyuwangi, 4 April 2018

“Baca Qur’an jangan “eker-ekeran” (bertengkar). Kalau baca kitab, jangan ketatap-tatap! Nanti malah kepalamu yang saya tatapkan tembok!” ujar Kiai Sutara.

“Ampun, Kiai.”

“Kitab itu bermakna buku atau teks yang terhimpun. Bukan belaka teks. Membaca itu perintah Tuhan. “Iqra'”: bacalah! Berdhamir tunggal, bermakna dengan diri, masing-masing diri. Bukan belaka membaca teks.” Continue reading “Dipanggil Kiai Sutara”