Puisi di Tanah Perburuan

Musmarwan Abdullah
http://blog.harian-aceh.com/

DAN begitulah kenangan suatu malam bersama Idrus K. Rani buyar karena sayup-sayup saya mendengar suara percakapan dari kegelapan kaki bukit. Kawan-kawan baru keluar dari hutan menuju ke arah saya. Ketika dekat, baru saya tahu, tak satu pun buruan mereka dapat. Mereka kasihan pada saya yang telah menunggu lama. Dan, tentu saya lebih kasihan lagi pada mereka yang telah berlelah-lelah tanpa hasil. Continue reading “Puisi di Tanah Perburuan”

Salam ?novelia? dari Sigli

Musmarwan Abdullah
http://blog.harian-aceh.com/

?Saya sedang dalam rangka pemetaan wilayah pedalaman Pidie untuk setting novel yang tengah saya garap. Abang bisa bantu saya, tak?? demikian bunyi SMS dari Arafat Nur di Lhokseumawe pada Medio 2007 lalu.

Seminggu kemudian Arafat tiba di Pasi Lhok, Kembang Tanjong, Pidie. Ini gampong tempat lahir Ayah Daod (Muhammad Daud Paneuk), tokoh GAM generasi perintis. Di sini, setengah hari Arafat mengamati, mencatat dan berdialog dengan beberapa warga setempat. Continue reading “Salam ?novelia? dari Sigli”