Puisi-Puisi Pringadi AS

http://reinvandiritto.blogspot.com/
Fabel Sebuah Sajak

Aku berpura-pura menulis sajak malam ini. Sajak tentang kucing
terbang menangkap paruh elang yang kembali dari kematian.

Bayangkanlah, ada aku jendela yang terbuka menanti angin
dari lembah masuk kemari, ke dadaku yang kembang kempis
menahan puasa senin-kamis. Kucing tidak pernah mengerti
bagaimana gonggong anjing adalah separuh pergunjingan
ibu-ibu di jam tujuh pagi. Kucing tidak pula tahu ada ikan
tinggal tulang yang tengah belajar berenang di meja kaca. Continue reading “Puisi-Puisi Pringadi AS”

Bahasa ยป