Puisi-Puisi Ni Putu Rastiti

http://www.korantempo.com/
HARI YANG PERGI
: di warung made

Meja di sudut tak lagi punya ruang untuk kita tiap percakapan mabuk oleh segelas wiski tak ada yang tahu kapan lagu terakhir usai dilantunkan

Bulan menggenangi atap teduh sepasang kekasih saling meraba masa silam yang tak terbaca

Kau yang tak pernah mengetuk pintuku katakan siapa yang tersedu di depan cermin antara dinding biru ini berulang mengeja namamu Continue reading “Puisi-Puisi Ni Putu Rastiti”

Bahasa ยป