RUANG-WAKTU PADAT, XIX: I – XC

Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/?p=197

Pribadimu lenyap dalam pergumulan perasaan, sewaktu angin merangsek
mengumpulkan awan bimbang, diulur daya tarik layang bumi menjelajah (XIX: I).

Menjelang senja, berbondong merangkul cium jubah kemerah,
ada memberi cawan berisi madu, persembahkan cangkir penuh airmata,
ialah rupawan di atas ketinggian kepatuhanmu berkasih sayang (XIX: II). Continue reading “RUANG-WAKTU PADAT, XIX: I – XC”

SECERCA CAHAYA KURNIA, XVII: I ? CI

Secerca Cahaya Kurnia
Judul: Secerca Cahaya Kurnia
(Interpretasi puisi Nurel Javissyarqi yang bertitel
?Secerca Cahaya Kurnia? dalam ?Kitab Para Malaikat?)
Karya Lukisan: Andry Deblenk
Tahun: 2013, Ukuran: A4
Media: Crayon on Paper

Nurel Javissyarqi *
http://pustakapujangga.com/?p=201

Pertanyaan-pertanyaan tumpah bagai seribu kehendak terlaksana,
memburu tak terjangkau, terpontang-panting mencari gagasan sayang (XVII: I). Continue reading “SECERCA CAHAYA KURNIA, XVII: I ? CI”

SIANG TUBUH, MALAM JIWANYA, XVI: I – CXIII

Siang Tubuh Malam Jiwanya
Judul: Siang Tubuh Malam Jiwanya
(Interpretasi puisi Nurel Javissyarqi yang bertitel
“Siang Tubuh Malam Jiwanya” dalam “Kitab Para Malaikat”)
Karya Lukisan: Andry Deblenk
Tahun: 2013, Ukuran: A4
Media: Crayon on Paper
Nurel Javissyarqi *
http://pustakapujangga.com/?p=203

Setelah terhenti, dunia baru terlahir, wewarna bunga-bunga bermekaran
dicahayai langit, merangkum kelopak malam-siang silih berganti (XVI: I). Continue reading “SIANG TUBUH, MALAM JIWANYA, XVI: I – CXIII”