Merdeka Kok Cuma
Berikanlah wewenang bukan pada ahlinya, lalu haturkan ia pada penistaan.
Hantarkan ia pada luka yang dicabik seribu kata-kata, agar lukamu sendiri beranak pinak dalam sepimu.
Pandai-pandailah bermain luka dan menimbun bangkai, lalu masukan pada kantong baju saudaramu, agar ia ditelan nyinyir seribu berita. Continue reading “Puisi-Puisi Rakai Lukman”

