Spirit Nasionalisme untuk Kemerdekaan

Peresensi: Siti Muyassarotul Hafidzoh*
http://oase.kompas.com/
Judul buku : Al-Afghani and Ahmad Khan on Imprealism
Penulis : Yudian Wahyudi
Penerbit : Pesantren Nawesea Press Yogyakarta
Tahun : 1, 2010
Tebal : 44 halaman

Nasionalisme menjadi narasi besar bangsa Asia untuk keluar dari jebakan imprealisme. Spirit nasionalisme menggerakkan etos perjuangan merebut kedaualatan bangsa dari jerat penjajahan. Continue reading “Spirit Nasionalisme untuk Kemerdekaan”

Menulis Puisi Sebagai Praksis Politik

Ahmad Nurhasim*
http://www.korantempo.com/

Seandainya saja menulis puisi tidak mempunyai kekuatan praksis serius dan hanya dianggap sebagai sekadar “ratapan dan kegelisahan personal”, tentu Wiji Thukul, penyair dari Solo, tidak akan dianggap sangat berbahaya bagi penguasa Orde Baru.

Judul Buku: Bunglon! Penulis : Hasyim Wahid Penerbit: Fresh Book Jakarta Cetakan I: Juli 2005 Tebal: xi + 84 halaman Continue reading “Menulis Puisi Sebagai Praksis Politik”

Sebuah kompleks besar

SEKS, SASTRA, KITA
Kumpulan Esei Goenawan Mohamad
Penerbit Sinar Harapan,
Cetakan I, 1980, 173 halaman
Peresensi : Th. Sumartana
http://majalah.tempointeraktif.com/

SASTRA Indonesia modern lahir dari induknya yaitu nasionalisme. Ia lahir dan dibesarkan bersama dengan anak-anak nasionalisme yang banyak. Pendidikan, institusi keagamaan, kegiatan sosial, ideologi, birokrasi, partai politik dan lain sebagainya. Continue reading “Sebuah kompleks besar”

Bahasa ยป