Pencarian Kesejatian Adlawi

Mohammad Eri Irawan*
http://www.jawapos.com/

Puisi, pada mulanya, adalah ikhtiar penyair menyampaikan ide (dan nubuat) lewat imaji-imaji yang ia representasikan dalam huruf-huruf di puisinya. Imaji itu ada berserakan di mana-mana lalu ditangkap oleh indra penyair. Tantangan utama sang penyair adalah mengolah imaji itu untuk dikonkretkan menjadi ide (dan nubuat) ke dalam puisi, terkadang lewat hal-hal yang simbolik.

Persoalan menghadirkan kekuatan ide yang implisit dalam kata-kata di puisi yang sesungguhnya eksplisit setidaknya menjadi salah satu parameter keberhasilan rekam jejak kepenyairan seseorang. Continue reading “Pencarian Kesejatian Adlawi”

Filosofis Kekuasaan dalam Fiksi Epik yang Eksotik

http://www.lampungpost.com/
Judul Buku : The Road To The Empire
Penulis : Sinta Yudisia
Penerbit : PT Lingkar Pena Kreativa
Cetakan : I/Desember 2008
Tebal : 586 hlm.
Peresensi : Umi Laila Sari

DALAM kata pengantar buku Ringkasan dan Ulasan Novel Indonesia Modern, Maman S. Mahayana mengungkapkan bahwa dalam konteks kehidupan berbangsa, selayaknya jika para novelis atau sastrawan pada umumnya ditempatkan sebagai “pejuang moral”. Continue reading “Filosofis Kekuasaan dalam Fiksi Epik yang Eksotik”

Menggugat Sejarah Indonesia **

Judul Buku : Membongkar Manipulasi Sejarah Indonesia; Kontroversi Pelaku dan Peristiwa
Penulis : Asvi Warman Adam
Penerbit : Kompas, Jakarta
Cetakan : I, 2009
Tebal : xi + 257 halaman
Peresensi : MG. Sungatno *
Koran Jakarta, 5 Agu 2009

Tanggal 17 Agustus 2009 tinggal sebentar lagi. Artinya, hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-64 pun akan berlangsung. Sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya, pada tanggal 17 nanti, kita akan menemukan acara-acara bertema reflektif. Continue reading “Menggugat Sejarah Indonesia **”

Monang, Identitas di Antara

Imam Muhtarom *
jawapos.com

Salah satu ciri manusia modern adalah upayanya menciptakan kebahagiaan hidup lewat perjuangan individual. Manusia modern percaya bahwa dari usaha keras dengan mengandalkan kemampuan diri individunya sebuah masa depan yang cerah dibuat.

Akan tetapi menjadi modern dengan mempercayakan kemampuan individunya bekerja masih perlu diuji dalam sosial modern sebagai salah satu jalan bahwa individu tersebut telah menempatkan dirinya secara memadai dalam dunia yang benar-benar berbeda dari sistem sosial yang berusaha ia tinggalkan. Continue reading “Monang, Identitas di Antara”

Tumpek Kandang, Misi Pelestarian Hewan

Judul : Tumpek Kandang
Penyusun : I Dewa Gede Alit Udayana
Tebal : xii + 148 halaman
Penerbit : Pustaka Bali Post
Peresensi : Wayan Supartha

Beranda

ORANG Bali tidak saja merayakan otonan (hari kelahiran) untuk manusia, tapi juga hewan dan bahkan benda mati diberi penghormatan dengan upacara. Contohnya ada upacara otonan celeng (babi), dan otonan montor, sampai otonan wayang. Continue reading “Tumpek Kandang, Misi Pelestarian Hewan”

Bahasa ยป